Saat Santri Shalat Isya, 290 Kamar Asrama Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu di Kampar Ludes Terbakar Selasa, 11/08/2026 | 15:18
SULUHRIAU, Kampar- Kebakaran besar menghanguskan kompleks asrama Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin Kuntu di Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau Senin (10/8/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Sebanyak 290 kamar asrama santri putra ludes terbakar. Beruntung saat kejadian sebagian besar santri sedang menunaikan salat Isya di masjid, sehingga gedung dalam keadaan kosong.
Api pertama kali diketahui oleh santri bernama Furqun (14). Ia melihat kepulan asap dari atap gedung asrama usai salat Isya. Bersamaan dengan itu, santri lain Wahid (14), melihat kobaran api mulai muncul dari salah satu kamar.
Melihat api semakin besar, para santri segera menyelamatkan diri dan meminta tolong warga. Warga sekitar langsung berjibaku memadamkan api secara manual menggunakan gayung dan ember dengan air dari sumur bor terdekat. Namun api cepat merambat ke bangunan asrama lainnya.
Sejumlah armada pemadam kebakaran kemudian dikerahkan. Proses pemadaman melibatkan tiga unit Damkar Kabupaten Kampar, satu unit dari PT RAPP Sektor Logas, PT PSPI, PT KPR, serta satu unit Damkar Kenegerian Ninik Mamak Lipat Kain Selatan.
Petugas bersama masyarakat terus berupaya memadamkan dan melakukan pendinginan. Sekitar pukul 00.10 WIB, api baru berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Z Siregar, S.Sos., M.H., yang mendapat laporan langsung memerintahkan personel piket dan Unit Reskrim untuk mengamankan lokasi dan meminta keterangan saksi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp3,045 miliar.
Garis polisi telah dipasang di lokasi. Sejumlah barang bukti juga diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih didalami Polsek Kampar Kiri.
Dari keterangan awal saksi dan warga, api pertama kali terlihat dari bagian atap salah satu bangunan sebelum menjalar. Polisi juga masih menelusuri kemungkinan korsleting instalasi listrik.
Polsek Kampar Kiri mengimbau masyarakat, khususnya pengelola lembaga pendidikan, agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa. (src)