Hari Pengayoman ke-81 Dimulai, Kanwil Kemenkum Riau Dukung Penuh Semua Rangkaian Kegiatan Rabu, 12/08/2026 | 15:51
SULUHRIAU, Pekanbaru - Rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026 resmi dimulai. Kementerian Hukum se-Indonesia menggelar pembukaan secara serentak yang dipusatkan secara virtual, Rabu (12/8/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan, turut mengikuti pembukaan tersebut dari Pekanbaru. Ia menegaskan jajaran Kemenkum Riau siap mendukung penuh seluruh agenda nasional yang mengusung nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
"Ini bukan sekadar seremoni. Hari Pengayoman harus jadi momentum kita memperkuat pengabdian dan kepedulian langsung ke masyarakat," ujar Rudy.
Pembukaan ditandai dengan pengibaran semangat nasionalisme lewat Lagu Indonesia Raya dan Mars Kementerian Hukum. Acara dilanjutkan pembacaan doa dan tari pembuka dari Palembang. Laporan pelaksanaan disampaikan Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Hukum.
Puncak pembukaan ditandai penyerahan plakat kepada perwakilan RSPAD dan sambutan resmi oleh Pimpinan Tinggi Madya Kementerian Hukum. Setelah itu, kegiatan inti langsung digelar serentak di seluruh Indonesia.
Beberapa agenda utama yang digelar antara lain aksi donor darah bekerja sama dengan RSPAD. Ini menjadi wujud nyata kepedulian insan pengayoman terhadap sesama.
Selain itu ada Bazaar UMKM untuk mengangkat pelaku usaha lokal. Pengunjung juga diajak mengenal potensi daerah melalui sesi Cerita Inspiratif "Meracik Rasa dan Kenali Asalnya Kopi Indikasi Geografis Indonesia". Sesi ini bertujuan mengenalkan kekayaan produk IG Indonesia kepada publik.
Nuansa budaya dan kreativitas juga kental. Panitia menggelar Lomba Vocal Kebangsaan dan Lagu Nusantara, Lomba Pesona Berkain Nusantara, Workshop Membuat Bag Charm dan Gantungan Kunci, hingga Games Kahoot interaktif.
Rudy menyebut semua kegiatan itu dirancang untuk menumbuhkan tiga hal: kreativitas, solidaritas, dan semangat kebangsaan di tubuh Kementerian Hukum.
Ia pun menginstruksikan seluruh jajaran di Riau untuk ikut aktif dalam setiap rangkaian. Mulai dari kegiatan sosial, pemberdayaan UMKM, hingga lomba-lomba yang mengasah talenta.
"Bagi kami di Riau, nilai pengayoman harus terasa. Bukan hanya di kantor, tapi juga di tengah masyarakat. Melalui pelayanan yang humanis dan kegiatan yang berdampak," tegasnya.
Peringatan Hari Pengayoman tahun ini diharapkan menjadi pelecut agar Kementerian Hukum terus hadir sebagai institusi yang melindungi, melayani, dan mengayomi. Bukan hanya menegakkan aturan, tetapi juga merawat nilai kemanusiaan.
Dengan semangat 81 tahun, Kemenkum ingin membuktikan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak berhenti pada administrasi hukum, melainkan juga pada aksi nyata yang dirasakan masyarakat. (rls)