Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau Kamis, 13/08/2026 | 15:17
SULUHRIAU, Kampar - Dari Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto meresmikan ribuan infrastruktur rakyat.
Total ada 3.395 jembatan dan 3.000 titik sumber air bersih yang dibangun TNI-Polri di seluruh Indonesia.
Peresmian dilakukan secara daring, Kamis 13 Agustus 2026. Salah satu titik yang disapa langsung Presiden adalah Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Gobah, Kabupaten Kampar, Riau.
Dalam sambutannya, Prabowo memberi apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajarannya.
Ia menyebut pembangunan jembatan hingga ke pelosok adalah bentuk nyata kehadiran negara.
"Saya bangga. Ini pengabdian. Ini prestasi. Saudara telah menangkap arti menjadi pemimpin, bagaimana bahagianya bisa berbuat untuk rakyat yang paling terpencil," kata Prabowo.
Secara nasional, Polri tercatat telah membangun dan merenovasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi.
Lewat video conference, Presiden kemudian menyapa sejumlah Polda. Giliran Polda Riau yang melapor.
Dari Desa Gobah, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan laporan langsung. Ia menegaskan arahan Presiden tentang manfaat nyata sudah diterjemahkan di Riau.
"Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, kami di Riau bekerja bersama masyarakat. Hasilnya, 110 Jembatan Merah Putih Presisi telah kami bangun di berbagai wilayah," lapor Herry.
Momen paling mengena terjadi saat Kapolda memperkenalkan Raisa Adelia. Pelajar 13 tahun asal Desa Gobah itu ikut berbicara di hadapan Presiden.
Raisa membuka dengan pantun. "Beli durian di pinggir jalan, dimakan bersama teman sejati. Jembatan Merah Putih jadi kebanggaan, Pak Presiden senyum, kebanggaan kami."
Ia lalu bercerita. Dulu jembatan di desanya rusak dan berlubang. Anak-anak susah ke sekolah.
"Sekarang sudah bagus. Kami tidak bersusah payah lagi. Terima kasih Bapak Presiden. Panjang umur dan sehat selalu," ucap Raisa.
Cerita sederhana itu membuat suasana dialog semakin hangat.
Kapolda juga melaporkan program Ekspedisi Merah Putih Presisi. Program itu digelar menjelang HUT ke-81 RI sebagai tindak lanjut arahan Kapolri.
Sasarannya wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar di Riau yang aksesnya masih terbatas.
Selain membangun jembatan, ekspedisi ini juga membawa misi lingkungan. Tim melakukan penanaman dan restorasi mangrove di pesisir.
"Ini untuk memperkuat benteng alami dari abrasi," jelas Herry.
Presiden menutup dengan penegasan. Pembangunan tidak boleh hanya mengejar proyek besar.
Menurutnya, negara wajib hadir untuk warga yang jauh dari pusat kota. Mereka juga berhak mendapat kualitas hidup yang baik.
"Kita harus selalu ingat, rakyat di desa, rakyat yang paling jauh, harus menikmati hasil pembangunan," tegas Prabowo.
Peresmian ini menjadi bukti kolaborasi TNI-Polri dan masyarakat. Di Riau, 110 jembatan baru diharapkan memutus isolasi desa dan memperlancar aktivitas warga. (hpk)