September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta Kamis, 13/08/2026 | 21:36
SULUHRIAU– Pemerintah Singapura kembali menyiapkan bantuan tunai bagi jutaan warganya di tengah tekanan biaya hidup.
Sekitar 2,4 juta warga dijadwalkan menerima Cost-of-Living Special Payment pada September 2026 dengan nilai antara 400 hingga 600 dolar Singapura atau sekitar Rp5,6 juta sampai Rp8,4 juta, jika menggunakan asumsi kurs Rp13.959 per dolar Singapura.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari paket dukungan pemerintah untuk membantu rumah tangga menghadapi kenaikan biaya hidup. Pemerintah Singapura sebelumnya mengumumkan tambahan 200 dolar Singapura untuk skema Cost-of-Living Special Payment dalam merespons tekanan ekonomi akibat situasi geopolitik dan kenaikan harga energi. (
Bantuan ini tidak diberikan dengan nilai yang sama kepada seluruh penerima. Besarannya ditentukan berdasarkan sejumlah indikator, termasuk pendapatan yang dikenakan pajak serta Annual Value atau nilai tahunan tempat tinggal yang tercatat dalam data pemerintah.
Warga Singapura yang berusia 21 tahun atau lebih pada 2026 dapat memenuhi syarat dengan ketentuan tertentu. Di antaranya merupakan warga yang tinggal di Singapura, memiliki assessable income hingga 100 ribu dolar Singapura dan tidak memiliki lebih dari satu properti.
Pemerintah Singapura menyatakan sekitar 2,4 juta warga akan menerima bantuan tersebut secara otomatis. Besaran pembayaran berada pada rentang 400 hingga 600 dolar Singapura, dengan kelompok berpendapatan lebih rendah memperoleh nilai lebih besar.
Penerima juga tidak perlu mengajukan permohonan secara khusus. Status kelayakan dapat diperiksa melalui layanan resmi pemerintah dengan menggunakan Singpass.
Untuk mempercepat pencairan, warga dianjurkan menghubungkan nomor identitas nasional mereka dengan layanan PayNow. Mekanisme pembayaran juga disediakan melalui GIRO dan GovCash bagi penerima yang tidak menggunakan PayNow.
Pemerintah Singapura mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan program bantuan. Pesan resmi dari pemerintah hanya menyampaikan informasi mengenai manfaat yang diterima dan tidak meminta penerima membalas pesan, mengklik tautan mencurigakan, maupun menyerahkan informasi rahasia.
Bukan Bantuan Tunggal
Cost-of-Living Special Payment merupakan salah satu bagian dari rangkaian dukungan pemerintah Singapura untuk meredam tekanan biaya hidup.
Pada April 2026, pemerintah mengumumkan paket dukungan hampir 1 miliar dolar Singapura untuk rumah tangga dan pelaku usaha. Di dalamnya termasuk tambahan bantuan tunai, percepatan pemberian CDC Vouchers, serta sejumlah dukungan bagi pekerja dan sektor usaha.
Pemerintah kemudian kembali mengumumkan paket dukungan sekitar 900 juta dolar Singapura pada akhir Juli 2026 sebagai respons terhadap berlanjutnya tekanan biaya energi dan ketidakpastian situasi di Timur Tengah.
Paket tambahan tersebut mencakup dukungan bagi rumah tangga serta pelaku usaha. Pemerintah juga menyiapkan tambahan CDC Vouchers dan bantuan untuk sektor-sektor yang terdampak kenaikan biaya.
Sebelumnya, sekitar 1,5 juta warga Singapura juga menerima GST Voucher – Cash hingga 850 dolar Singapura pada Agustus 2026, tergantung tingkat pendapatan dan nilai tahunan tempat tinggal.
Rangkaian kebijakan tersebut menunjukkan strategi pemerintah Singapura dalam memberikan bantalan ekonomi ketika tekanan harga meningkat. Bantuan tidak hanya diarahkan dalam bentuk uang tunai, tetapi juga melalui voucher kebutuhan rumah tangga, subsidi utilitas, serta dukungan bagi kelompok pekerja tertentu.
Dengan pencairan bantuan tunai pada September mendatang, jutaan warga Singapura kembali mendapatkan tambahan ruang untuk menghadapi pengeluaran sehari-hari di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Bagi pemerintah, rangkaian bantuan tersebut bukan sekadar transfer tunai, tetapi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kelompok berpendapatan rendah hingga menengah tetap memiliki perlindungan ketika biaya hidup meningkat. (cnn)