Bupati Kampar Serahkan 2 Unit Combine Harvester dari Kementan Genjot Produktivitas Pangan Jumat, 21/08/2026 | 08:15
SULUHRIAU, Kampar- Lahan pertanian Kampar mulai digarap dengan alat mesin Kamis (20/8/2026), Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani.
Penyerahan dirangkaikan dengan Gerakan Tanam Cabai di pekarangan. Kegiatan ini digagas Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kampar.
Hadir Wakil Bupati Dr Misharti, Asisten II Sekda Muhammad, kepala OPD, camat, penyuluh, dan kelompok tani.
Kepala Dinas Pertanian Kampar melaporkan, Kampar mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian. Bentuknya 2 unit Combine Harvester Besar. Bantuan itu diserahkan saat kunjungan Wamen Pertanian Sudaryono ke Kampar Februari lalu.
Dua unit CHB diserahkan kepada Gapoktan Binuang Tani Utama Desa Binuang, Kecamatan Bangkinang, dan Gapoktan Muara Jaya Desa Muara Uwai, Kecamatan Bangkinang.
Ahmad Yuzar mengatakan pertanian adalah pilar ekonomi daerah. Karena itu mekanisasi harus terus didorong.
"Dengan Alsintan, kerja petani lebih efisien. Biaya produksi bisa ditekan dan hasil panen meningkat. Ini jalan kita menuju pertanian modern," ujarnya.
Bupati juga menegaskan, penguatan pertanian bukan hanya soal produksi. Tapi juga untuk menjaga stabilitas harga pangan di daerah.
Pada kesempatan sama, ia memimpin Gerakan Tanam Cabai. Targetnya memanfaatkan lahan pekarangan rumah warga.
Pemkab menyiapkan ribuan bibit sayur untuk 8 kelurahan. Rinciannya, 8.000 batang cabai keriting, 4.800 batang cabai rawit, 1.600 batang terung, 1.600 batang tomat, dan 200 kg polybag.
Setiap kelurahan mendapat 1.000 batang cabai merah, 600 batang cabai rawit, 200 batang tomat, 200 batang terung, dan 25 kg polybag.
"Tanaman cabai sering jadi penyumbang inflasi saat harga naik. Kalau warga tanam sendiri di pekarangan, kebutuhan rumah tangga terbantu. Sekaligus menjaga ketersediaan di masyarakat," kata Ahmad Yuzar.
Ia menyebut gerakan ini sederhana tapi berdampak. Selain membantu dapur keluarga, juga mendukung pengendalian inflasi daerah.
Pemkab Kampar berharap sinergi pemerintah, petani, dan masyarakat terus terjaga. Tujuannya mewujudkan pertanian yang maju, produktif, dan berkelanjutan. Sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat Kampar.