KONI Payakumbuh Studi Banding Tata Kelola dan Pembinaan Atlet ke Koni Pekanbaru Minggu, 23/08/2026 | 10:20
SULUHRIAU, Pekanbaru - Pengurus KONI Kota Payakumbuh Sumatera Barat bertamu ke Kantor KONI Kota Pekanbaru, Sabtu 22 Agustus 2026 sore. Agenda utamanya silaturahmi sekaligus studi banding.
Rombongan diterima di Kantor KONI Pekanbaru, Jalan Arifin Ahmad. Kedatangan mereka membawa misi belajar.
Ketua Umum KONI Kota Payakumbuh Chairul Mufti memimpin langsung kunjungan itu. Ia didampingi jajaran pengurus inti.
Hadir Wakil Ketua Umum I Rezi Ade Ridwan, Sekretaris Umum Altoyo, Bendahara Umum Sisca Damayanti. Turut serta Kabid Perencanaan Program dan Anggaran M. Ikhsan, Kepala Sekretariat Wahyu, dan staf Rizky Dwi Putra.
Dari tuan rumah, hadir Sekretaris Umum KONI Pekanbaru Sanuar Haris Andrian. Ia mewakili Ketua Umum Achmad Faisal Reza.
Tampak juga Bendahara Umum Surya Adri Putra. Lalu Kabid Binpres Nabawi, Kabid Organisasi Subhan, Kabid Perencanaan Program dan Pengembangan Matrab Binhar, Kabid Sport Science Ahmad Yani, serta Reffly Henjilito dan staf lainnya.
"Kita hari ini bersilaturahmi sekaligus bertukar pikiran. Tujuannya agar KONI Payakumbuh punya program kerja yang lebih baik ke depan," kata Chairul Mufti.
Ia menyebut ada tiga hal dari KONI Pekanbaru yang ingin dijadikan referensi. Pertama, pola pembinaan atlet berprestasi. Kedua, penyelenggaraan Pekan Olahraga Kota atau Porkot. Ketiga, tertib administrasi pengelolaan dana hibah.
"Kami ingin menjadikan KONI sebagai organisasi profesional dan akuntabel dalam mengelola dana dari pemerintah. Pembinaan atlet di Pekanbaru juga ingin kami pelajari untuk diterapkan di Payakumbuh," lanjutnya.
Pihak tuan rumah menyambut baik. Sanuar Haris Andrian mengaku bangga program kerja KONI Pekanbaru dilirik daerah lain.
"Kami menerima kunjungan dari pengurus KONI Payakumbuh. Rasanya bangga juga jika program kami bisa jadi rujukan. Mudah-mudahan pemaparan hari ini bermanfaat," ujarnya.
Sebelum ke Pekanbaru, rombongan KONI Payakumbuh juga melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Siak.
Ke depan, mereka berharap ada kunjungan balasan. Dengan begitu, program-program yang dipelajari bisa segera diimplementasikan di Payakumbuh.
Silaturahmi ini menjadi jembatan. Dua kota berbeda provinsi sepakat saling berbagi pengalaman demi kemajuan olahraga daerah. (kim)