Saat Prabowo di Riau, Api Karhutla di Rimbo Panjang Kampar Masih Menyala Senin, 24/08/2026 | 16:09
SULUHRIAU, Pekanbaru— Di saat Presiden Prabowo meninjau penanganan karhutla di Riau, api di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar belum juga padam. Asap masih mengepul sejak pagi.
Pada hari ini Senin (24/8/2026) Polres Kampar mengerahkan kekuatan besar. Sebanyak 123 personel disiapkan untuk operasi pemadaman dan pendinginan di wilayah rawan itu.
Pelepasan pasukan dipimpin langsung Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang. Ia tidak hanya melepas dari halaman. Orang nomor satu di Polres Kampar itu ikut turun ke lapangan.
Langkah itu untuk memastikan seluruh personel dan peralatan siap pakai. Medan di Rimbo Panjang dikenal berat. Akses terbatas dan titik api mudah muncul kembali.
Dalam pengarahan singkat sebelum berangkat, Boby menekankan tiga hal. Disiplin, keselamatan, dan kerja cepat.
"Saya minta seluruh personel melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, tetap disiplin dan selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun rekan. Laksanakan penanganan bencana ini secara cepat, tepat, dan terukur," ujarnya.
Ia juga meminta anak buahnya membangun sinergi dengan BPBD, TNI, MPA, dan warga. Menurutnya, kehadiran aparat harus memberi rasa aman, bukan sekadar formalitas.
"Kehadiran kita di sini harus mampu memberikan manfaat nyata serta rasa aman yang sepenuhnya bagi masyarakat," tegas Boby.
Operasi ini menyasar titik api yang masih aktif dan area bekas terbakar. Tim fokus melakukan pendinginan agar tidak terjadi flare up atau kebakaran susulan.
Peralatan lengkap dibawa. Mulai pompa air portable, selang, hingga alat pemukul api. Komando langsung dari pimpinan di garis depan diharapkan mempercepat koordinasi di lapangan.
Dengan pengerahan 123 personel sekaligus, Polres Kampar menargetkan Rimbo Panjang bisa dikendalikan hari ini juga. Tujuannya satu: memutus mata rantai kebakaran di Kampar bagian utara.
Cuaca panas dan angin kencang beberapa hari terakhir membuat titik api di Riau sulit dipadamkan total. Karena itu pendekatan yang dipakai sekarang lebih masif dan terukur.
Warga Rimbo Panjang diminta tetap waspada. Jika melihat kepulan asap baru, segera lapor ke posko terdekat. (hpk)