Selasa, 25 Juni 2024
1.301 Jamaah Haji 2024 Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Tak Berizin | Termasuk Kabupaten Kampar, MenPAN-RB Resmikan 15 MPP Se Indonesia | UMRI Resmikan Fakultas Kedokteran, Gerbang Lancang Kuning dan Gedung Mahmud Marzuki Tower | UMRI Hadirkan Pimpinan Perguruan Tinggi 6 Negara, Bahas Peran Muhammadiyah untuk Semesta | Dua Oknum Satpol PP Pekanbaru Dipecat Kerena Terbukti Peras Nenek 66 Tahun di Cipta Karya | Dewan Kehormatan PWI Minta Ketum Tuntaskan Pelaksanaan Sanksi Kasus UKW BUMN
 
Rokan Hilir
Agar TPU Bagan Jawa Lebih Teduh Bupati Suyatno Tanam 150 Pohon Pelindung

Rokan Hilir - - Jumat, 23/09/2016 - 10:14:28 WIB

BAGANSIAPIAPI, Suluhriau- Bupati Rohil H Suyatno menggalakan program penanaman pohon penghijauan 150 batang, kegiatan ini guna mengantisipasi banjir dan rawan kemarau.

Pada kesempatan itu hadir Bupati Rohil H Suyatno, Plt Sekdakab Rohil H Surya Arfan, Asisten III Kesra Ali Asfar, Sekwan DPRD Rohil Syamsuri Achmad, Kepala BKD Roy Azlan, kepala dinas, badan dan kantor, di areal Tempat Pemakaman Umum (TPU), Kepenghuluan Bagan Jawa, Bagansiapiapi, Kamis (22/9/2016).

Bupati menyebutkan kegiatan penanaman pohon pelindung ini lebih difokuskan didaerah yang gersang dan rawan banjir, selainbitu program ini untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

"Ini salah satu kegiatan anjangsana kita, sempena memperingati HUT Rohil ke-17. Jadi penanaman pohon pelindung ini sangat cocok sekali," sebut Bupati Suyatno.

Selain penghijauan, katanya, pemkab Rohil sudah memprogramkan pembangunan drainase dan pagar mengelilingi areal TPU, kemudian rencana kedepan pemkab akan membangun 4 akses jalan masuk menuju TPU.

"Saya sudah cek 2 minggu lalu, dan banyak yang harus dibenahi supaya penjiarah yang datang merasa aman dan nyaman, yakni memfungsikan kembali bangunan persangrahan dan perbaikan akses jalan," ungkap Suyatno.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Rohil Rahmatul Zamri mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mensuport masyarakat untuk lebih giat menanam pohon pelindung terutama di areal gersang dan rawan banjir.

"Terpenting supaya lingkungan tetap asri dan nyaman serta mengurangi banjir dan kebakaran. Tahun ini sengaja fokus di TPU sesuai arahan bupati, karena banyak warga penziarah mengeluh kepanasan karena tidak ada pohon pelindung," ujar Rahmatul Zamri.

Menurutnya, jenis pohon ketapang yang cocok dijadikan model lantaran bentuk daunnya seperti payung dan bisa ditanam diareal berair dan rawa. Sedangkan pohon angsana merupakan jenis tanaman gambang dan tahan terhadap cuaca ekstrim.

"Bibit yang kita tanam merupakan jenis yangbtaan terhadap kondisi cuaca ekstrim, ukuranya yang ditanam 150 centimeter dan bisa hidup hingga puluhan tahun," pungkasnya. (jmn)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved