Sabtu, 15 Juni 2024
Pelaku Pembunuh Pensiunan PTPN V Pekanbaru Ditangkap, Ternyata Sopir Pribadi Korban | HMI Pekanbaru Demo ke DPRD Riau, Minta Batalkan Tapera | Jambret Pedagang Kuliner Malam Puswil Riau, Korban Tewas, Satu dari Dua Pelaku Ditembak | Jambret Pedagang Kuliner Malam Puswil Riau, Korban Tewas, Satu dari Dua Pelaku Ditembak | Mayat Pria Ditemukan di Kebun Kelapa Sawit di Dusun Suka Damai Rohul | Lantai 3 Menara Bank Riau Kepri Syari'ah Jalan Sudirman Pekanbaru Terbakar, Ini Penyebabnya
 
Ekbis
HET Beras Picu Inflasi Riau Oktober 2017

Ekbis - - Kamis, 02/11/2017 - 09:18:03 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kebijakan pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) beras menjadi pemicu inflasi Oktober di Rau.

Sebab pasokan beras pasaran mencukupi, namun terjadi kenaikan harga akibat penyesuaian dari distributor beras ke besarnya HET sebagaimana ditetapkan pemerintah.

Ini dikatakan Kepala BPS Riau Aden Gultom, Rabu (1/11/2017). Dimana katanya, inflasi Oktober terutama disebabikan kenaikan harga cabe dan beras.

Hanya saja, katanya badan pusat statistik (BPS) tidak bisa mendeteksi total kontribusinya terhadap pembentukan inflasi Riau Oktober 2017 yang mencapai 0,28 persen.

"Hampir di semua kabupaten/kota khususnya di tiga kota indeks harga konsumen (IHK), harga cabe dan harga beras memberikan andil terhadap terjadinya inflasi," katanya.

Aden Gultom menjelaskan, Oktober 2017 Riau  Riau mengalami inflasi 0,28 persen dengan indeks harga konsumen (ihk) 132,27, inflasi tahun kalender (Januari-Oktober 2017) 3,29 persen dan inflasi year on year (Oktober 2017 terhadap Oktober 2016) 4,71 persen.

Dari 3 kota ihk di Provinsi Riau, semua mengalami inflasi, yakni Pekanbaru 0,33 persen, Tembilahan 0,09 persen dan Dumai 0,08 persen. [slt]

 





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved