Jum'at, 03 Februari 2023
Silaturahmi dengan PJN, Kapolres Ajak Insan Pers Bersinergi Jaga Kamtibmas di Natuna | Banjir 2 Meter Terjadi di Kelurahan Maharatu, Basarnas Evakuasi Bayi 3 Bulan dan Sejumlah Warga | | Dua Dekade APUPPT, Pj Bupati Kampar Dampingi Ketua PPATK RI Penanaman Pohon di Birandang | Kapolres Kampar Diskusi dengan Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat, Singgung Soal PT Ayau | HUT ke-15 Partai Gerindra di Pekanbaru Bertabur Doorprize, Mobil hingga Puluhan Motor
 
Metropolis
DPKP: Sekitar 545 Rumah Warga Pekanbaru Terendam Banjir

Metropolis - - Senin, 04/12/2017 - 18:00:54 WIB

TERKAIT:
   
 

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pekanbaru menyebut ada 545 rumah warga yang terkena dampak banjir.

Ini akibat hujan lebat yang mengguyur Pekanbaru dalam beberapa pekan. Bahkan, dampak pemukiman yang masih dilanda banjir ini dan meluapnya Sungai Siak, Pemko Pekanbaru telah membangunkan tenda-tenda pengungsian.

Hal itu dikataka Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Burhan Gurning melalui Kepala Seksi Evakuasi dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Ibas Sembiring.

"Dari data yang dirangkum, 545 rumah yang terendam diantaranya 375 ada di Perumahan Witayu, Kecamatan Rumbai Pesisir," kata Ibas Sembiring, Senin (4/12/2017).

Dikatakan, ada pula 50 Kepala Keluarga di Kelurahan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki dan 120 KK di Kecamatan Tenayan Raya.

Ini sulit dibendung, karena debit air sungai Kampar dan Siak yang meningkat. Selain itu, banjir yang terjadi karena letak perumahan warga lebih rendah dari daripada tingkat elevasi air sungai siak.

"Banjir kali ini lebih parah dari tahun sebelumnya. Kita sangat berharap musibah banjir yang melanda beberapa kawasan tidak menelan korban jiwa," imbuhnya.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru, Firdaus, mengatakan pihaknya sudah turun langsung melihat kondisi warga yang kerap menjadi korban banjir.

"Semalam saya sudah turun ke perumahan warga yang dilanda musibah banjir. Memang cukup parah karena perumahan warga terendam semua," katanya.

Firdaus menyebut, Pemko Pekanbaru sudah mendirikan tempat pengungsian dan juga dapur umum. Disamping juga sudah ada mendirikan bantuan tenda pengungsian dari Partai Politik.

"Sekarang sudah ada tenda dan dapur umur yang kita bangun di perumahan Witayu. Kita sangat bersyukur karena masyarakat dan pemerintah serta partai saling bersinergi membantu korban banjir," ujarnya.

Di lain sisi, Firdaus, mengimbau kepada dunia usaha yang beroperasi di Pekanbaru untuk turut serta menyalurkan bantuan makanan dan berbagai kebutuhan masyarakat di saat banjir untuk meringankan beban korban.

"Kalau ada dana CSR, kami minta untuk disalurkan dalam bentuk makanan kepada korban banjir, karena itu juga dibutuhkan dan saling membantu," tutupnya. [yas]






 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved