Jum'at, 17 09 2021
Timbulkan Polemik, Pemko Pekanbaru Hentikan Pungutan Parkir di Indomaret dan Alfamart | Pekanbaru dan Dumai Terima Trofi dan Sertifikat TPID Award 2021 | 7 Rekomendasi Lego untuk Anak | Ekspor Riau Alami Kenaikan Hingga 47 Persen, Gubri: Migas Turun, Non Migas Jadi Andalan Riau | Wapres Ma'ruf Amin Tegaskan Pentingnya Literasi Masyarakat Mengenai Wisata Halal | Dorong UMKM Berkembang di Era Digital, DPMPTSP Pekanbaru Bantu Promosi Melalui Program "Geliat UMKM"
 
Politik
Gerindra Luruskan Pernyataan Garda 212 Soal Syarat Pengusungan

Politik - - Minggu, 14/01/2018 - 10:50:58 WIB

SULUHRIAU-  Garda 212 besutan Ustaz Ansufri Idrus Sambo mengungkap tiga syarat pengusungan kepala daerah dan caleg dari Gerindra-PKS-PAN-PBB. Gerindra menyatakan uang bukan merupakan syarat utama.

"Kalau untuk pemilihan legislatif tentu yang pertama adalah dikenal di daerah pemilihan, kemudian tentu dia harus mengikuti persyaratan administrasi di partai sebagai kader," ujar Waketum Gerindra, Ferry Juliantono saat dimintai konfirmasi, Ahad (14/1/2018).

Ferry tak menampik soal kemampuan finasial bagi caleg maupun kepala daerah. Namun menurutnya, itu untuk kepentingan pribadi pencalonan orang yang bersangkutan.

"Tentu harus memiliki kemampuan untuk membiayai kampanyenya. Kemampuan finansial yang dimaksud adalah untuk keperluan yang bersangkutan sendiri. Untuk calon anggota legislatif tingkat provinsi dan kab/kota tentu berbeda," jelasnya.

Untuk kemampuan finansial itu, kata Ferry, bukan serta merta harus ditanggung sendiri. Modal untuk mencalonkan diri sebagai anggota DPR/DPRD atau kepala daerah, disebutnya bisa ditanggung bersama-sama.

"Banyak juga kok yang mengatasi masalah besaran biayanya dengan menggunakan teknik tandem antara caleg pusat, provinsi dan kab/kota. Bisa gotong royonglah," tutur Ferry.

Dia membantah bila dikatakan masalah 'modal' merupakan syarat mutlak yang diajukan Gerindra bagi calon. Menurut Ferry, syarat yang paling mutlak adalah soal integritas dan moral.

"Bukan syarat mutlak, semuanya relatif kok. Yang utama adalah syarat integritas, moral itu terutama. Pasti nggak mungkin kita dukunglah kalau yang nggak berintegritas, apalagi secara moral meskipun punya uang," sebutnya.

Sebelumnya Ketua Garda 212 staz Ansufri Idrus Sambo mengatakan dirinya telah menemui elite-elite parpol Gerindra, PKS, PAN, dan PBB soal peluang memfasilitasi alumni 212 menjadi kepala daerah ataupun caleg. Dia lalu mengungkap salah satu hasil pertemuan, termasuk dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

"Ketika saya ketemu dengan Pak Prabowo, beliau menyampaikan 3 syarat untuk didukung oleh Partai Gerindra, syarat pertama beliau sampaikan adalah selalu mengatakan uangnya cukup nggak untuk bertarung? Itu selalu pertanyaan diajukan, kalau cukup itu menjadi syarat utama," kata Sambo di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1/2018).

Garda 212 dibentuk untuk memfasilitasi alumni Aksi Bela Islam 212 terjun ke politik praktis. Meski begitu, Presidium Alumni 212 membantah Garda 212 merupakan bagian dari mereka.

Sumber: detik.com | Editor: Jandri



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved