Rabu, 24 April 2024
Rangkaian HUT ke-7 Tahun, SMSI Riau Gelar Workshop ''Publisher | Rangkaian HUT ke-7 Tahun, SMSI Riau Gelar Workshop ''Publisher | Cak Imin Nyatakan Kerja Sama dengan Prabowo di Pemerintahan Berikutnya | Prabowo-Gibran Resmi Ditetapkan Presiden-Wakil Presiden 2024-2029 | Maju Pilgubri, Edy Natar Nasution Daftar di Partai Demokrat Riau | Kantongi 7,50 Gram Sabu, Sat Narkoba Polres Kampar Tangkap Warga Aur Sati, Disebut Barang Dapat dari
 
Sosial Budaya
Wagubri Tinjau Kesiapan Alat Berat Penanganan Karhutla

Sosial Budaya - - Kamis, 18/03/2021 - 21:37:02 WIB

SULIHRIAU, Pekanbaru- Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI Edy Natar Nasution meninjaut kesiapan alat berat untuk membantu mengatasi Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) milik pemerintah Provinsi Riau di Gudang Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Riau di Jalan Labersa, Pekanbaru, Kamis (18/3/2021).

Wagubri mengatakan, salah satu cara pemerintah Provinsi Riau mengatasi karhutla yaitu dengan cara pengadaan alat supaya bisa memudahkan masyarakat dalam membuka lahan.

"Terjadinya karhutla di Provinsi Riau, berdasarkan evaluasi kita sebagian diantaranya itu dikarenakan sebagian membuka lahan itu dengan cara membakar," kata Edy Nasution.

Oleh karena itu pada tahun 2020-2020 pemerintah provinsi menyiapkan alat sebanyak 12 unit, alat milik pemprov Riau untuk membantu masyarakat dalam membuka lahan yaitu Excavator PC 130, excavator tersebut akan ditempatkan di enam UPT yang ada di Provinsi Riau.

"Alat ini sudah bisa dimanfaatkan, dan alat ini rencananya akan ditempatkan di setiap UPT jembatan dan jalan yang ada di Provinsi Riau," terangnya.

Sementara yang sudah ditempatkan di UPT sudah ada 3 unit diantaranya UPT 2 sudah ada satu unit, UPT 3 ada satu unit dan di UPT 6 ada satu unit sehingga masih ada sembilan unit lagi, dan masing masing Unit Pelaksana Teknis (UPT) akan ditempatkan 2 unit excavator untuk membantu masyarakat untuk membuka lahan.

"Sudah 3 alat yang sudah ada di UPT, UPT 2 ada di Rokan Hilir dan Dumai, UPT 3 Bengkalis, Meranti dan UPT 6 ada di Rokan Hulu, yang tiga ini sudah standbay di lokasi," katanya.

Terkait sembilan alat yang belum ditempatkan ke UPT tersebut Wagubri menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan penyampaian kepada masing masing kepala UPT.

"Sebenarnya ini sudah bisa dibawa kesetiap UPT, tinggal Kepala UPT nya saja lagi, ketika alat ini dibutuhkan oleh masyarakat maka ini sudah bisa langsung diambil, karena kita juga menetapkan keadaan darurat karhutla dan sudah melakukan apel siaga untuk pennganan karhutla di Riau," pungkasnya.

Alat berat pemrov ini akan dipantau terus penggunaannya melalui GPS.  (mcr)






 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved