Kamis, 13 Mei 2021
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Sholat Ied di Halaman Istana Bogor dengan Prokes Ketat | Sekda-Kapolres Turun Besama Satgas Covid-19 Bubarkan Kerumunan di Pasar Jongkok Panam | Pandemi Covid-19 Saat Idul Fitri, dr Indra Yovi: Pintu Maaf Dibuka, Pintu Rumah Ditutup | Serangan Israel ke Gaza Tewaskan 30 Orang, Gedung 13 Lantai Runtuh Dibom | Pengikut Habib Muda Seunagan di Nagan Raya Aceh Lebaran Hari Ini | Ini Panduan Sholat Ied Agar Tetap Khusuk dan Aman dari Covid-19
 
Tanjung Pinang-Kepri
Tekan Pengangguran, Pemkab Natuna Terus Tingkatkan Penyerapan Tenaga Kerja

Tanjung Pinang-Kepri - - Selasa, 13/04/2021 - 14:15:02 WIB

SULUHRIAU,Natuna- Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), terus berupaya keras mendorong penyerapan tenaga kerja guna menekan angka pengangguran di Kabupaten Natuna dapat menurun.

Berbagai upaya dilakukan Disnakertrans, yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan, salah satunya kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (diklat) Keterampilan bagi pencari kerja (pencaker).

Disnakertrans akan membukan pelatihan keterampilan, yang terbagi menjadi 4 kejuruan, diantaranya Las, Kelistrikan, Otomotif roda dua dan Menjahit. Masing-masing jurusan akan menampung 16 orang siswa yang telah melalui proses seleksi oleh balai latihan kerja (BLK).

"Bagi peserta yang nantinya mengikuti pelatihan tersebut tentunya sudah mahir sesuai dengan hobi, minat dan bakat masing-masing" terang H Hussyaini, S.IP kepada Suluhriau.com, di ruang kerjanya, Selasa, (13/4/2021).

Hussyaini mengatakan kegiatan ini rencananya akan di taja oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Padang yang dilaksanakan di  BLK Natuna. Natuna juga sudah UPTD dan merupakan binaan dari BLK padang dan seharusnya kegiatan tersebut diadakan dibulan Maret, tetapi ditunda sementara.

Mungkin gambar 1 orang dan duduk
Kadisnakertrans Natuna H Hussyaini, S.IP

Untuk informasi pendaftaran, pihak Disnakertrans Natuna telah memberikan pemberitahuan melalui surat ke kecamatan-kecamatan, RRI juga melalui online

Hussyaini mengungkapkan bahwa nantinya sertifikat yang dikeluarkan nasional berlaku tiga tahun dan bisa diperpanjang.

"Kurang minatnya anak Natuna untuk mengikuti pelatihan ini disebabkan belum ada tersedianya lapangan pekerjaan dan belum ada industri besar di Natuna, bahkan sekarang dari luar Natuna sudah banyak yang mendaftar tetapi kita akan priotitaskan untuk warga Natuna dan nantinya akan diseleksi dulu," ungkapnya.

Lanjut Hussyaini menjelaskan "BLK intinya hanya mempersiapkan SDM, seandainya kedepan sudah ada lapangan pekerjaan mereka sudah siap, sementara diluar Natuna juga banyak yang menerima lowongan pekerjaan, sertifikat ini berlaku untuk di seluruh indonesia," jelas Hussyaini.

Ditempat berbeda, Bupati Natuna melalui Asisten Administrasi Umum, Hikmatul Arif, SE mengatakan, bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan sangatlah penting untuk mengikuti pelatihan ini.

Mungkin gambar luar ruangan

Dikatakannya bahwa, kurang minatnya anak Natuna, ini mungkin pemerintah perlu kembali mensosialisasikan ke masyarakat di kecamatan-kecamatan dan desa-desa yang ada di kabupaten natuna bagaimana pentingnya pelatihan tersebut untuk menyonsong kedepannya.

"Kita Apresiasi kepada pihak Disnaker Natuna dimana telah menggandeng dan bekerjasama dengan BLK Padang melalui anggaran APBN untuk melaksanakan pelatihan ini di kabupaten Natuna," tutur Hikmatul Arif. (Adv-Zul)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved