Kamis, 13 Mei 2021
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Sholat Ied di Halaman Istana Bogor dengan Prokes Ketat | Sekda-Kapolres Turun Besama Satgas Covid-19 Bubarkan Kerumunan di Pasar Jongkok Panam | Pandemi Covid-19 Saat Idul Fitri, dr Indra Yovi: Pintu Maaf Dibuka, Pintu Rumah Ditutup | Serangan Israel ke Gaza Tewaskan 30 Orang, Gedung 13 Lantai Runtuh Dibom | Pengikut Habib Muda Seunagan di Nagan Raya Aceh Lebaran Hari Ini | Ini Panduan Sholat Ied Agar Tetap Khusuk dan Aman dari Covid-19
 
Kesehatan
Grafik Covid-19 Semakin Tinggi, Kapolda Riau: Kerumunan harus Dibubarkan

Kesehatan - - Sabtu, 01/05/2021 - 13:40:40 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyebutkan, saat ini pandemi Covid-19 di Riau menunjukkan grafik yang semakin tinggi.

Oleh sebab itu, Polda Riau siap untuk membubarkan kerumunan yang berpotensi menjadi klaster penyebaran Covid-19 yang bisa membahayakan keselamatan jiwa warga.

Kata Agung, angka positif Covid-19 yang semakin tinggi ini menjadi perhatian bersama dan menjadi sandaran hukum bagi semua untuk menyelamatkan masyarakat dengan melakukan pembubaran kerumunan warga.

Lanjutnya, sebanyak 661 personel di seluruh Riau yang bertugas untuk membubarkan kerumunan yang tidak jelas manfaatnya.

"Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Sehingga wajib hukumnya bagi institusi Polri untuk menjaga agar seluruh warga jangan lagi terkena wabah, apalagi beberapa wilayah berada pada kategori zona merah ini," ucap Agung, Sabtu (1/5/2021).

Pihaknya tidak melarang orang untuk berjualan karena hal itu adalah urat nadi perekonomian rakyat, namun dirinya meminta untuk tidak duduk-duduk ngobrol atau nongkrong di lokasi jualan yang bisa menyebabkan kerumunan.

Agung juga mengatakan bahwa aktifitas yang terjadi di pasar - pasar tradisional tetap diizinkan karena aktifitas pasar tidak sama dengan duduk-duduk ngobrol.

"Di pasar tradisonal masyarakat berbelanja dan pulang, bukan duduk-duduk yang mengundang kerumunan. Itu juga tetap kami himbau dengan tegas agar setiap pengurus dan pengelola pasar tradisional harus mematuhi protokol kesehatan," ungkapnya.

"Kita harus mampu menekan penyebaran Covid-19 ini. Oleh karena itu, kerjasama warga masyarakat agar bisa berhasil keluar dari situasi pandemi ini, mutlak kita perlukan," pungkasnya dilansir dari cakaplah.com. (*)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved