Rabu, 16 Juni 2021
Alasan Covid-19, Tausiah UAS di Bengkalis Ditunda | Sukarmis dan Andi Putra Akan Jadi Saksi Kasus Korupsi Hotel Kuansing | Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy | BKD Riau Terima Aturan Baru Terkait Pengadaan CPNS, PPPK Guru, dan PPPK JF Tahun 2021 | Tiga Asosiasi Perusahaan Pers Konstituen Dewan Pers di Riau Dukung Pergub Mitra Media | Sukseskan Vaksinasi, Babinsa TNI Gendong Lansia Hingga ke Tempat Vaksin
 
Metropolis
Ini Pelaku Penganiyaan Imam Masjid di Pekanbaru Saat Pimpin Shalat Subuh

Metropolis - - Jumat, 07/05/2021 - 16:30:56 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru - Awalnya viral beredar video penganiayaan imam mesjid terjadi di Masjid Baitul Ar'sy Komplek Perumahan Widya Graha II Jalan Srikandi Kelurahan Delima, Kota saat shalat subuh, Jumat (7/5/2021).

Dalam vedeo beredar digrup-grup WA, seperti grup WA Forum RT/RW Sidomulyo Barat. Di vidio itu terlihat
Pelaku masuk ke dalam mesjid saat shalat subuh berlangsung, lalu mendatangi imam sedang memimpin shalat.

Dalam rekaman CCTV itu terlihat, pelaku memukul bagian pundak imam bernama Juhri Asyari. Imam sempat beranjak dari sejadah dan tampak kesakitan.

Tak berselang lama, jamaah mengejar dan melerai pelaku, lalu mengamankan. Pelakupun tak luput dari kegeraman jemaah. Akibat kejadian ini shalat subuh bubar.

Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambharita membenarkan kejadian ini. Ia menyebutkan pelaku penganiayaan sudah diamankan di Polsek Tampan.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku berinisial.DA (41) berdasarkan KTP berdomisli di komplek Widya Graha I Kelurahan Delima, Tampan.

Kemudian pelaku disebut tidak waras, karena ada surat fasien dari Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru.

Diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa

Setelah dilakukan pemerilksan Pelaku berinisial DA diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa.

"Karena pelaku ini mengalami gangguan jiwa berdasarkan bukti-bukti yang diberikan oleh keluarga pelaku, ia akan kami serahkan ke Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru," ujar Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita Jumat.

Pelaku diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru untuk dilakukan tes penyembuhan kejiwaan. Korban dan keluarga pelaku sudah berdamai, tanpa membawa kasus ini ke ranah hukum.

Menurut informasi dirangkum,  kejadian itu ketika di rakaat ke dua, saat imam sedang baca doa qunut. (sr2)




 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved