Rabu, 16 Juni 2021
Alasan Covid-19, Tausiah UAS di Bengkalis Ditunda | Sukarmis dan Andi Putra Akan Jadi Saksi Kasus Korupsi Hotel Kuansing | Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy | BKD Riau Terima Aturan Baru Terkait Pengadaan CPNS, PPPK Guru, dan PPPK JF Tahun 2021 | Tiga Asosiasi Perusahaan Pers Konstituen Dewan Pers di Riau Dukung Pergub Mitra Media | Sukseskan Vaksinasi, Babinsa TNI Gendong Lansia Hingga ke Tempat Vaksin
 
Metropolis
Kabar Duka, Ustadz Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia Usai Azan Magrib

Metropolis - - Senin, 10/05/2021 - 19:21:52 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Ustadz kondang Tengku Zulkarnain meninggal dunia saat perawatan di RS Tabrani Rab Pekanbaru akibat positif COVID-19. Dia meninggal 1 menit usai azan magrib.

"Iya, betul baru saja. 1 menit setelah azan. Saya dari pagi saya ngurus dia, setelah azan meninggal," ucap Direktur Corporate Communication RS Tabrani, Ian Machyar saat dimintai  Senin (10/5/2021).

Tengku Zulkarnain dirawat sejak 2 Mei 2021. Dia dirawat di RS Tabrani Pekanbaru.

"Selepas magrib sudah tidak ada. Ini semua sedang diurus administrasinya," ucapnya.

Tengku Zulkarnain masuk RS setelah dinyatakan positif Covid-19. Dia mengatakan Tengku Zulkarnain positif Covid-19 saat menjalani tes swab ketika hendak pulang ke Medan.

"Beliau masuk ke RS kita tanggal 2 Mei. Kita berkewajiban siapa saja yang masuk untuk ditangani. Itu sudah jelas perintah Gubernur, kita rumah sakit yang ditunjuk sebagai RS rujukan. Kita lakukan yang terbaik untuk dirawat," kata Direktur Corporate Communication RS Tabrani, Ian Machyar, kepada wartawan, Senin (10/5/2021).

Dia mengatakan Tengku Zulkarnain dalam kondisi stabil saat pertama kali masuk di RS. Menurutnya, Tengku Zulkarnain tidak memiliki penyakit lain.

"Waktu masuk kondisinya positif saja, kesehatan setabil. Tidak ada sakit lain," katanya.

Ian menyebut kesehatan Tengku Zulkarnain dalam kondisi stabil. Tengku Zulkarnain dirawat di ICU.

"Sekarang dalam pengawasan dokter yang berwenang. Dirawat di ruang ICU dan kami terus memantau. Tidak ada sakit penyerta, hanya positif saja," kata Ian.

"Keluarga ada di sini dari Medan dan Pekanbaru, jadi yang positif hanya sendiri. Yang perlu digaris bawahi, masuk tanggal 2 Mei bukan tanggal 6 Mei. Bukan melanggar mudik, karena mudik tanggal 6 Mei dilarang. Ini hari ke-8 Mei dirawat," katanya lagi. (dtk)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved