Rabu, 16 Juni 2021
Alasan Covid-19, Tausiah UAS di Bengkalis Ditunda | Sukarmis dan Andi Putra Akan Jadi Saksi Kasus Korupsi Hotel Kuansing | Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy | BKD Riau Terima Aturan Baru Terkait Pengadaan CPNS, PPPK Guru, dan PPPK JF Tahun 2021 | Tiga Asosiasi Perusahaan Pers Konstituen Dewan Pers di Riau Dukung Pergub Mitra Media | Sukseskan Vaksinasi, Babinsa TNI Gendong Lansia Hingga ke Tempat Vaksin
 
Advertorial
Advertorial Pemkab Natuna
Tingkatkan Produktivitas, Dinas Perikanan Natuna Saluran Benih Lele kepada 12 Kelompok Perikanan

Advertorial - - Selasa, 04/05/2021 - 14:15:02 WIB

SULUHRIAU, Natuna - Untuk memperkuat solidaritas dengan pembudidaya ikan jelang Idul Fitri, Dinas Perikanan Kabupaten Natuna salurkan bantuan benih ikan lele kepada 12 kelompok perikanan di Natuna, Selasa (4/5/2021).

Sebanyak 18.000 ekor benih ikan lele yang disalurkan dari hasil budidaya di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Benih Ikan Sepempang ini adalah sebagai upaya Dinas Perikanan dalam meningkatkan produksi serta produktivitas pembudidaya di masa pandemi Covid 19, sekaligus sebagai ajang diskusi dan silaturahmi jelang Idul Fitri.

Kepala Dinas Perikanan, Zakimin menyampaikan agar benih lele yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. “Jika nanti  pembudidaya dalam pemeliharaan ikan menemukan kendala, kami dari Dinas Perikanan dan UPT Balai Benih Ikan sangat siap untuk bertukar pikiran. Para pembudidaya bisa menggali ilmu sebanyak-banyaknya, disinipun sudah ada tenaga-tenaga teknis yang mumpuni. BBI ini terbuka untuk para pembudidaya,” tuturnya.

Zakimin juga mengatakan, penyaluran benih ikan ini rutin dilakukan tiap tahun oleh Dinas Perikanan melalui UPT Balai Benih Ikan (BBI).

Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan luar ruangan
Penyerahan bibit ikan lele


“Harapannya, hal ini juga dapat menjaga motivasi pembudidaya untuk tetap semangat dalam melakukan usaha budidaya ikan baik pembenihan maupun pembesaran ikan,” ungkap Zakimin.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perikanan mengajak pembudidaya yang hadir untuk membuat kartu identitas, Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (KUSUKA).

“Kartu KUSUKA dibuat agar identitas pelaku usaha dapat terintergrasi ke pusat (Kementerian Kelautan dan Perikanan) dan tentunya banyak manfaatnya, kartu itu juga sudah terintegrasi dengan perbankan. Kami siap bantu menyampaikan data bapak untuk diintegrasikan dalam kartu KUSUKA,” terang Zakimin.

Menanggapi hal tersebut, Asisten ll Setda Kabupaten Natuna, Tasrif Amran saat di konfirmasi media SULUHRIAU.com Kamis (20/5/2021) mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Natuna sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama pembudidaya ikan.

Mungkin gambar 1 orang

Dikatakannya bahwa pemerintah daerah senantiasa memperhatikan keluhan dari masyarakat pembudidaya ikan di Natuna, tetapi dengan keterbatasan anggaran tidak terpenuhi semuanya.

Ia berharap kepada masyarakat agar manfaatkan dengan sebaik-baiknya kesempatan ini,
"Kita tidak tau kedepannya bagaimana keadaan ekonomi daerah di masa pandemi Covid-19 terutama di Kabupaten Natuna" tutur Tasrif.

Tasrif juga menyampaikan agar kelompok masyarakat pembudidaya ikan di Kabupaten Natuna jangan segan-segan untuk berkonsultasi di Dinas Perikanan atau ke UPT Balai Benih Ikan di Sepempang untuk mendapatkan ilmu terkait pembudidaya perikanan. (Adv-Zul)




 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved