Rabu, 16 Juni 2021
Alasan Covid-19, Tausiah UAS di Bengkalis Ditunda | Sukarmis dan Andi Putra Akan Jadi Saksi Kasus Korupsi Hotel Kuansing | Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy | BKD Riau Terima Aturan Baru Terkait Pengadaan CPNS, PPPK Guru, dan PPPK JF Tahun 2021 | Tiga Asosiasi Perusahaan Pers Konstituen Dewan Pers di Riau Dukung Pergub Mitra Media | Sukseskan Vaksinasi, Babinsa TNI Gendong Lansia Hingga ke Tempat Vaksin
 
Tanjung Pinang-Kepri
Moeldoko Kawal Rencana Pembangunan Jembatan Batam-Bintan

Tanjung Pinang-Kepri - - Jumat, 28/05/2021 - 14:43:33 WIB

SULUHRIAU, Batam- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan akan mengawal rencana pembangunan jembatan penghubung Pulau Batam dan Pulau Bintan di Provinsi Kepulauan Riau, yang sudah masuk dalam proyek strategis nasional.

"Saya selaku Kepala Staf Kepresidenan bersama Pak Gubernur memastikan bagaimana perkembangan jembatan Batam-Bintan, mengikuti sebuah progres, tugas Kepala Staf Presiden dalam rangka mengawal proyek nasional strartegis," kata Moeldoko di Batam, Jumat, (28/5/2021).

Ia ingin memastikan apakah ada kendala dalam menjalan proyek strategis nasional yang telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2020-2024.

Dia juga akan mendesak agar proyek itu dalam berjalan lebih cepat dari rencana.

Dalam kesempatan itu, Moeldoko memuji kerja cepat Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam upaya membangun Jembatan Batam-Bintan, trermasik memastikan ketersediaan lahan dan berbagai aspek lainnya.

Di tempat yang sama Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan Pemda berkomitmen menjalankan semua kewajibannya dalam rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan, antara lain penyediaan lahan.

Pihaknya segera menandatangani nota kesepahaman terkait pembangunan jembatan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Ia menyampaikan, pembangunan infrastruktur yang menghubungkan dua pulau besar di Kepri itu akan memberikan dampak domino pada ekonomi setempat.

"Tentunya kami berbahagia, gembira karena respons Kepala Staf Kepresidenan positif terkait jembatan ini, sehingga bisa menyampaikan hal ini kepada Presiden sehingga pelaksanaan bisa dipercepat," kata dia.

Rencananya, pembangunan jembatan menggunakan sistem kerja sama pemerintah dan badan usaha.

Pemancangan awal proyek itu akan dilakukan pada 2022. "DED sudah beberapa kali review, kemarin 'beauty contest' ke investor untuk melihat respon mereka, tinggal sekarang mempercepat jadwal," kata dia. (Ant)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved