Jum'at, 17 09 2021
Timbulkan Polemik, Pemko Pekanbaru Hentikan Pungutan Parkir di Indomaret dan Alfamart | Pekanbaru dan Dumai Terima Trofi dan Sertifikat TPID Award 2021 | 7 Rekomendasi Lego untuk Anak | Ekspor Riau Alami Kenaikan Hingga 47 Persen, Gubri: Migas Turun, Non Migas Jadi Andalan Riau | Wapres Ma'ruf Amin Tegaskan Pentingnya Literasi Masyarakat Mengenai Wisata Halal | Dorong UMKM Berkembang di Era Digital, DPMPTSP Pekanbaru Bantu Promosi Melalui Program "Geliat UMKM"
 
Daerah
Rapat Pleno Golkar Siak Ricuh, Sempat Terjadi Baku Hantam Antara Kubu Azmi dengan Kubu Indra Gunawan

Daerah - - Senin, 07/06/2021 - 21:26:34 WIB

SULUHRIAU, Siak- Rapat pleno DPD II Partai Golkar Kabupaten Siak diwarnai aksi kericuhan. Sempat terjadi baku hantam sesama kader antara kubu Azmi dan Indra Gunawan, Senin (7/6/2021).

Belasan polisi tampak hadir untuk mengamankan lokasi di Kantor DPD II Golkar Siak, Jalan Raja Kecik, Kampung Rempak, Kecamatan Siak.

Kericuhan dipicu oleh aksi penolakan dari kubu Azmi yang diisukan jabatannya sebagai Ketua DPRD Siak bakal diganti dalam pembahasan rapat pleno yang akan digelar.

Sebelum rapat berlangsung, massa dari kubu Azmi melakukan aksi bentang spanduk bertuliskan "Tolak pergantian pimpinan Ketua DPRD Kabupaten Siak" di depan kantor sekretariat.

Koordinator aksi, Agus Saputra yang mengatasnamakan Kader Penyelamat Partai Golkar Siak mencoba menerobos masuk dalam kantor sekretariat, namun dihalangi oleh kubu Ketua DPD II Golkar Siak, Indra Gunawan.

Sempat terjadi aksi saling dorong di pintu masuk kantor, massa kubu Indra Gunawan tetap kukuh tak memperbolehkan massa Azmi masuk. Tak lama kemudian aksi berlanjut hingga saling pukul sesama kader. Tetapi akhirnya kondisi mulai kondusif karena perwakilan dari kubu Azmi diperkenankan masuk, dan petugas kepolisian yang berjaga di sana juga turut mengamankan.

Agus Saputra memaparkan sejumlah tuntutan yakni pertama dia sebagai kader Partai Golkar Siak menolak rapat pleno tentang penggantian pimpinan DPRD Siak, dikarenakan proses dan mekanismenya telah menyalahi aturan.

Kedua, menurutnya dasar penggantian Azmi sebagai Ketua DPRD Siak tidak didasari atas kesalahan dan pelanggaran sama sekali. Selama menjadi kader Golkar Azmi telah menunjukkan loyalitas, dan dedikasinya secara materil dan moril, baik momen Pilkada, Pemilu dan lainnya.

Ketiga, Agus menilai kubu Indra Gunawan berupaya untuk memecahbelah Partai Golkar di Siak. Dan keempat, Agus menuntut harus diberikan kesempatan kepada Azmi untuk memberikan klarifikasi.

"Semua ada mekanismenya, bukan langsung pleno penggantian pimpinan. Ini adalah pelanggaran dan pengangkangan aturan organisasi partai Golkar," ujarnya.

Di luar rapat pleno, Ketua DPD II Partai Golkar Siak Indra Gunawan tak banyak memberi komentar. Sebab tak ingin ada kelanjutan perpecahan di tubuh Golkar.

"Jangan dululah, masih belum kondusif. Yang terjadi ya seperti apa yang kawan-kawan media lihatlah tadi," singkatnya sambil berjalan ke luar kantor DPD II Golkar Siak seperti dikutip dari cakaplah.com. (*)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved