Rabu, 16 Juni 2021
Alasan Covid-19, Tausiah UAS di Bengkalis Ditunda | Sukarmis dan Andi Putra Akan Jadi Saksi Kasus Korupsi Hotel Kuansing | Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy | BKD Riau Terima Aturan Baru Terkait Pengadaan CPNS, PPPK Guru, dan PPPK JF Tahun 2021 | Tiga Asosiasi Perusahaan Pers Konstituen Dewan Pers di Riau Dukung Pergub Mitra Media | Sukseskan Vaksinasi, Babinsa TNI Gendong Lansia Hingga ke Tempat Vaksin
 
Kesehatan
Diskes Pekanbaru Tarik Ribuan Vial Vaksin Covid-19 dari Rumah Sakit dan Puskesmas

Kesehatan - - Rabu, 09/06/2021 - 06:19:06 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Dinas Kesehatan Pekanbaru menarik sekitar 1.800 vial vaksin Covid-19 dari 28 rumah sakit dan Puskesmas di Kota Pekanbaru.

Disampaikan Plt Kepala Diskes Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra. "Penarikan vaksin itu lantaran ada ketidakcocokan data yang seharusnya terdapat dalam Sistem Monitoring Imunisasi Logistik secara Elektronik (SMILE). Dimana, data vaksin di rumah sakit tidak sesuai dengan jumlah persediaan dosis vaksin," jelasnya Selasa (8/6/2021).

Dikatakan, pihak rumah sakit harusnya memasukkan data warga yang sudah suntik vaksin dalam data P-Care. Mereka yang sudah suntik vaksin mestinya tercatat. Petugas melakukan input dalam data P-care.

Menurutnya, petugas di rumah sakit juga seharusnya memasukkan data warga penerima vaksin secara manual ke data excel. Namun, vaksinasi yang terpakai di rumah sakit tidak terdata dengan baik.

"Datanya tidak cocok, dinkes provinsi Riau dan walikota dan Walikota mempertanyakan itu. Sebab vaksin yang terpakai di rumah sakit tidak terdata dengan baik," ungkapnya.

Disamping itu, ia mengatakan bahwa pemerintah pusat juga mengira stok vaksin di Pekanbaru masih banyak. Hal ini akan membuat Diskes sulit mengajukan permintaan vaksin jika pusat melihat data tersebut.

Diskes juga tidak punya regulasi untuk mengakses P-Care. Untuk itu, Ia meminta direktur rumah sakit mengembalikan dan menyelesaikan data yang diminta. Setelah data itu selesai, Diskes akan mendistribusikan vaksin tersebut.

"Data ini jadi pertimbangan Kementerian menambah pasokan vaksin ke Kota Pekanbaru. Tapi itu tadi, data di P-Care tidak mereka input," pungkasnya. [nan,src]



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved