Rabu, 16 Juni 2021
Alasan Covid-19, Tausiah UAS di Bengkalis Ditunda | Sukarmis dan Andi Putra Akan Jadi Saksi Kasus Korupsi Hotel Kuansing | Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy | BKD Riau Terima Aturan Baru Terkait Pengadaan CPNS, PPPK Guru, dan PPPK JF Tahun 2021 | Tiga Asosiasi Perusahaan Pers Konstituen Dewan Pers di Riau Dukung Pergub Mitra Media | Sukseskan Vaksinasi, Babinsa TNI Gendong Lansia Hingga ke Tempat Vaksin
 
Sport
RDP Komisi V-Koni Riau, Bahas Percepatan Pencairan Dana Olahraga Jelang PON XX

Sport - - Kamis, 10/06/2021 - 19:23:15 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Komisi V DPRD Riau menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau dan pihak Dispora Riau, Kamis (10/6/2021) di ruang medium DPRD.

RDP ini antara lain membahas persiapan KONI menyongsong PON XX di Papua Oktober  2021 mendatang.Sejauhmana persiapan KONI Riau atas keikutsertaan Riau di PON tersebut.

Rapat dipimpin Ketua Komisi V DPRD Riau, Eddy M Yatim dihadiri sejumlah anggota Komisi dan dari pihak KONI Riau hadir Plt Ketua Koni Madjohan Yusuf.

Dalam kesempatan ini, pihak dewan mempertanyakan, apa kendala persiapan PON tersebut dari KONI, karena dewan mendapat informasi ada kendala.

Dalam pertemuan itu terungkap soal kendala anggaran. Pemrov Riau melalaui APBD 2021 telah menganggarkan dana sebesar Rp 35,745 miliar, ditambah silpa tahun berjalan Rp5 miliar, total sekitar Rp 40,745 miliar. Dana ini fokusnya untuk mengikuti PON Papua.

"Namun, saat ini pola pencairan anggaran berbeda dari sebelumnya. Anggaran melekat di Dispora, jadi KONI mengajukan pencairan. Kalau dulu hibahnya beda, KONI yang pegang uang langsung belanja," kata Ketua Komisi V Eddy Yatim.

Persiapan sudah dilakukan. KONI  saat ini sudah booking tempat atau base camp untuk atlet Riau di Papua, tapi belum dibayar.

"Pihak Papua sudah menyurati Riau, kalau sampai akhir bulan ini tidak diserahkan uang tanda jadinya, mereka akan alihkan ke provinsi lain yang saat provinsi lain juga berebut tempat di Papua itu, katanya.

Maka disepakati, meminta gubernur mempercepat pencairan anggaran, sehingga KONI bisa bergerak  untuk persiapan, tanpa mengabaikan aturan yang berlaku tentnya.

Sementara itu, Plt ketua KONI Riau,
Raja Marjohan Yusuf mengatakan, target KONI di PON Riau masuk 10 besar dari 29 Cabor yang dipertandingkan.

"Anggaran ada, cuma memang kita perlu percepatan anggaran, atlet sudah ada yang berangkat try out, try camp dan sebagainya. Maka, soal anggaran ini perlu kehati-hatian tapi juga perlu percepatan," tukasnya

Untuk diketahui, PON XX Papua ini  akan berlangsung pada 20 Oktober hingga 4 November 2021, yang akan dipusatkan di Stadion Lukas Enembe PON XX sempat ditunda seharusnya tahun 2020, namun karen pandemi Covid-19, dijadawalkan tahun ini. (Aan, sr2)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved