Senin, 26 Juli 2021
Wako Pekanbaru Keluarkan Imbauan PNS Sumbang Gaji untuk Bantu Warga Terdampak PPKM Level 4 | Senang dengan Riau, Investor Asal New Zealand Ingin Berinvestasi di "Bumi Lancang Kuning" | Agung Nugroho Terpilih Aklamasi Nahkodai IMI Riau Periode Ketiga | Terapkan PPKM Level 4, Lima Pintu Masuk Kota Pekanbaru Disekat Hingga 8 Agustus | Presiden Jokowi Putuskan Lanjutkan Penerapan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021 | Sempat Padam, Karhutla di Kubu Rohil Muncul Lagi, Petugas Kembali Lakukan Pemadaman
 
Pemprov Riau
Evaluasi APBD Riau: Fisik 33 Persen dan Keuangan 20,1 Persen, Pj Sekda Minta OPD Gesa Kegiatan

Pemprov Riau - - Selasa, 15/06/2021 - 20:24:34 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy meminta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemprov Riau menggesa realisasi kegiatan di APBD Riau 2021.

Pasalnya hasil evaluasi APBD Riau 2021, sampai pertengahan Juni 2021 realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau untuk fisik baru mencapai 33 persen dan keuangan 20,1 persen.

"Progres APBD Riau kita sampai hari ini untuk fisik 33 persen dan keuangan 20,1 persen," kata Masrul Kasmy usia pimpin rapat evaluasi APBD Riau 2021 dengan seluruh OPD di lingkungan Pemprov Riau, Selasa (15/6/2021) di kantor Gubernur Riau.

Masrul mengaku setelah dilakukan evaluasi dimasing-masing Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD), terdapat beberapa OPD yang terlambat menyiapkan dokumen lelang.

"Itu salah satu kendala yang membuat realisasi lambat. Kemudian kendala lain ada kesalahan dalam laporan, seperti di Biro Kesra Setdaprov Riau ada dana transfer sekolah dasar Rp1,7 miliar, dan sudah dibayarkan sebesar Rp600 juta sekilan. Hanya saja itu tidak ada dalam sistem, sehingga realisasi sekretariat daerah rendah," terangnya.

Karena itu, Masrul meminta semua OPD untuk menggesa realisasi kegiatan di masing-masing OPD. Mana dokumen lelang belum siap agar segera diselesaikan, agar bisa melakukan pelelangan. Begitu juga masalah pelaporan agar cepat dibenahi. Termasuk persoalan pergeseran anggaran.

"Karena pak Gubernur memberi target realisasi APBD Riau 40 persen pada akhir semester 2021. Tapi sekarang baru 33 persen untuk fisik dan keuangan 20,1 persen. Itu lah beberapa kendalanya," tutupnya.  (mcr)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved