Senin, 26 Juli 2021
Wako Pekanbaru Keluarkan Imbauan PNS Sumbang Gaji untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19 | Senang dengan Riau, Investor Asal New Zealand Ingin Berinvestasi di "Bumi Lancang Kuning" | Agung Nugroho Terpilih Aklamasi Nahkodai IMI Riau Periode Ketiga | Terapkan PPKM Level 4, Lima Pintu Masuk Kota Pekanbaru Disekat Hingga 8 Agustus | Presiden Jokowi Putuskan Lanjutkan Penerapan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021 | Sempat Padam, Karhutla di Kubu Rohil Muncul Lagi, Petugas Kembali Lakukan Pemadaman
 
Advertorial
Satu Dekade Kepemimpinan Firdaus-Ayat, Realita Pembangunan Kota Maju di Indonesia Dinikmati Warga

Advertorial - - Senin, 28/06/2021 - 06:00:07 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Tepat 23 Juni 2021, Pekambaru merayakan hari jadi Pekabaru ke 237. Bagi kepempimpinan Walikota dan Wakil Walikota DR H Firdaus, MT-Ayat Cahyadi,S.Si sangat berarti. Karena, hari ini merupakan hampir satu dekade mereka memimpin Kota Pekanbaru ini.

Kota Pekanbaru saat ini sudah menjadi kota besar dan kota maju Indonesia di bawah kepemimpinan Firdaus-Ayat, dan pembangunannya yang sangat pesat di berbagai bidang.

Lima tahun pertama kepemimpinan Firdaus-Ayat meletakkan visi-misi terwujudnya "Pekanbaru Sebagai Kota Metropolitan yang Madani". Dimasa lima tahun, Pekanbaru sebagai ciri kota modern sudah terlihat.

Di lima tahun periode kedua kepemimpinan Firdaus-Ayat, dengan meletakkan visi dan misi "Mewujudkan Pekanbaru sebagai Smart City Madani" hingga jelang berakhir masa jabatannya, apa yang di cita-cita ini juga menjadi realita dan sudah dirasakan warga kota ini.

Lebih kurang 10 tahun kepemimpinan Walikota-Wakil Walikota Firdaus-Ayat terhitung hingga Juni 2021 infrastruktur terus berkembang seiring dengan tuntutan sebagai Ibu Kota Provinsi Riau.

Maka tidaklah heran, bila masyarakat luar datang ke Pekanbaru belakangan ini, mendapat kesan tersendiri bagi mereka setelah melihat pesatnya pembangunan kota Pekanbaru yang dicita-citakan menjadi Kota  'Metropolitan yang Madani' dan smart City Madani'.


Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan dalam ruangan

Kini Walikota Firdaus MT dan perangkatnya sedang dan terus menjalankan sebuah skenario besar untuk mewujudkan cita-cita.

Sejak Firdaus, MT mulai menjabat walikota, tepatnya 26 Januari 2012, hingga Juni 2021 sudah melakukan terobosan-torobosan baru untuk mencapai visi kota yang intinya dapat dirasakan oleh masyarakat atas pembangunan dilakukan.

Dalam melaksanakan pembangunan Firdaus tidak hanya dibantu oleh SDM aparaturnya, melainkan juga didukung tokoh masyarakat, mahasiswa, aktivis, dan para rektor, ormas, OKP dan para tokoh di lintas agama.

Tidak berlebihan jika pujian meluncur dari berbagai kalangan, seperti  tokoh-tokoh Pekanbaru, di bawah kepemimpinan Firdaus-Ayat nampak perubahan wajah kota ke arah lebih baik.

Mana yang belum tersentuh semasa kepemimpinan walikota sebelumnya, diangkat oleh Walikota saat ini sesuai visi-misi dalam kepemimpinannya. Walikota sadar betul untuk membangun kota perlu kondusif, maka semua kalangan dilibatkan baik langsung maupun tidak langsung dalam pembangunan ini.

Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang berdiri dan dalam ruangan

Beberapa program yang Pemko yang saat ini dijalankan Walikota-Wakil Walikota seperti;

Penataan dan pemanfaatan ruang yang efektif, efisien dan merata.
Penyediaan infrastruktur dasar yaitu Jalan, Air bersih atau sanitasi, Listrik dan Telekomunikasi (Jalita).
 
Pembangunan kota modern, melalui konsep smart city atau kota pintar, liveable city atau kota layak hidup, dan green city atau kota ramah lingkungan dan berkelanjutan
Pembangunan kawasan perkotaan pekansikawan

Pemberdayaan masyarakat
Tahap awal untuk mencapai masyarakat madani dilakukan dengan perubahan cara berfikir dan berperilaku melalui revolusi mental, membangun masyarakat berakhlak mulia, berkarakter dan berkualitas”.

“Masyarakat yang berkualitas adalah masyarakat dengan indikator sehat jasmani dan rohani, cerdas, berpendidikan, menguasai keterampilan dan teknologi, berdaya saing serta cinta kepada budaya dan bangsa Melalui program pemberdayaan masyarakat.

Firdaus-Ayat Cahyadi telah berhasil meng-implementasikan berbagai program pembangunan berbasis wilayah dengan mengikutsertakan masyarakat tempatan. Program ini merupakan inovasi Pemerintah Kota Pekanbaru dalam pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan melalui program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rukun Warga (PMB-RW) dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Rumah Ibadah melalui program Masjid Paripurna.

"Apa yang kita lakukan dalam pembangunan pada lima tahun lalu dan lima tahun periode berikutnya, semua tidak lepas dari dukungan masyarakat," kata Walikota Rabu, (23/6/2021) tepat peringatan Hari jadi Pekanbaru ke 237 di Komplek Perkantoran Tenayan.

Pada periode kedua, Firdaus dan Ayat Cahyadi fokus pada perencanaan program-program pembangunan yang telah ditetapkan sebagai tuas penggerak prioritas pembangunan sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan lancar. Maka ditetapkan 5 misi pembangunan jangka menengah Kota Pekanbaru tahun 2017-2022, yaitu;

* Meningkatkan sumber daya manusia yang bertaqwa, mandiri, tangguh dan berdaya saing tinggi.

* Mewujudkan pembangunan masyarakat Madani dalam lingkup masyarakat berbudaya Melayu.

* Mewujudkan tata kelola kota cerdas dan penyediaan infrastruktur yang baik.

* Mewujudkan pembangunan ekonomi berbasis ekonomi kerakyatan dan ekonomi padat modal dengan sektor unggulan yaitu jasa, perdagangan dan industri.

*  Mewujudkan lingkungan perkotaan yang layak huni atau Liveable City dan ramah lingkungan atau Green City.

Mungkin gambar 1 orang, berdiri dan dalam ruangan

Pemerintahan yang melayani seluruh lapisan masyarakat dengan pelayanan yang lebih dekat,  cepat, tepat, murah dan lebih baik. Pekanbaru Smart City Madani yang digagas Firdaus-Ayat dengan menerapkan 6 pilar sebagai indikator untuk mewujudkan konsep Smart City, yaitu, Smart Government, Smart People, Smart Environtment, Smart Economy, Smart Mobility,  dan Smart Living Untuk meningkatkan iklim investasi baik nasional maupun internasional.

MPP Jadi Role Model


Pemko Pekanbaru melakukan inovasi dalam hal pelayanan publik, dengan membangun Mal Pelayanan Publik (MPP). Dengan menggabungkan berbagai jenis pelayanan yang terintegrasi,pada tahun 2020 terdapat 103 layanan instansi atau lembaga dan 88 layanan baik perizinan maupun non perizinan. Penyederhanaan prosedur untuk memudahkan masyarakat dalam mendapat berbagai jenis pelayanan yang lengkap dan terbaik, menjadikan MPP Pekanbaru sebagai role model MPP Nasional dan selama 3 (tiga) tahun berturut-turut mendapat predikat MPP dengan pelayanan prima dan menjadikan referensi berbagai daerah untuk diadopsi dalam pelayanan publik.

Kemudian dilakukan lagi inovasi di bidang Pelayanan administrasi kependudukan dengan dibangun Kantor Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang diresmikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Bapak Tjahjo Kumolo. Terdapat 22 jenis layanan yang disediakan oleh Disdukcapil Kota Pekanbaru.

Pada tahun 2021, Disdukcapil Kota Pekanbaru berhasil mendapat predikat pelayanan prima dengan nilai A dari KemenpanRB.

Atas inovasi ini Walikota Pekanbaru Firdaus, meraih penghargaan sebagai pembina pelayanan terbaik tingkat nasional Transformasi yang dilakukan melalui revolusi mental dalam pembangunan Sumber Daya Manusia.

Perdaban Masyarakat
 
Terlihat pada cara berpikir masyarakat Kota Pekanbaru yang semakin modern, maju dan berperadaban ditandai dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pekanbaru
IPM Kota Pekanbaru dalam 9 tahun terakhir selalu meningkat di tiap tahunnya dan selalu tertinggi di Propinsi Riau. Tahun 2020 IPM Kota Pekanbaru sebesar 81,32 dengan rincian, Pengeluaran perkapita sebesar 14,43 juta pertahun
Usia harapan hidup sebesar 72,34 tahun Rata-rata lama sekolah selama 11,68 tahun.

Sebagai perbandingan IPM Propinsi Riau sebesar 72,71, IPM DKI Jakarta 80,77, IPM Nasional 71,94, IPM Malaysia 80,04 dan IPM Singapura sebesar 93,50.

Mungkin gambar 1 orang dan berdiri

Fakta lain yang menunjukkan adanya peningkatan kemandirian dan daya saing masyarakat Kota Pekanbaru dapat dilihat dari banyaknya pelaku usaha kecil dan menengah dari kelompok usia muda.  Usaha-usaha ini pada umumnya berupa industri kreatif yang bertumpu pada inovasi dan kreatifitas.

Hal ini semakin mengukuhkan Kota Pekanbaru sebagai kota dunia usaha atau kota entrepreneur dengan sumber daya manusia yang cerdas, profesional dan tangguh. Kondisi ini semakin mendekatkan kita kepada tujuan pembangunan yang ingin dicapai Keberhasilan yang telah dicapai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pada periode ke-2 kepemimpina Firdaus-Ayat di bidang Pembangunan Manusia tergambar pada Sektor Pendidikan, Kesehatan, keagamaan dan kependudukan.

Sementara untuk keberhasilan yang telah dicapai pada bidang Pembangunan Infrastruktur tergambar pada Sektor Transportasi, Kelistrikan dan Gas, Air Bersih dan Sanitasi serta Sarana dan Prasarana Pemukiman.

Sedangkan untuk keberhasilan yang telah dicapai pada bidang Ekonomi tergambar pada Sektor Ekonomi Makro, investasi, perdagangan, industri dan pariwisat Adapun keberhasilan yang telah dicapai pada bidang pemerintahan tergambar pada sektor infrastruktur pemerintahan, pajak dan retribusi.

Selama kepemimpinan Firdaus-Ayat sudah banyak prestasi yang mereka raih. Seperti diketahui, Kota Pekanbaru menempati urutan pertama untuk peredaran uang terbesar di luar Pulau Jawa, dan telah mengantarkan Pekanbaru sebagai Kota tujuan Investasi terbaik di Indonesia.

Dimasa satu dekade kepemimpinan Firdaus-Ayat telah tumbuh dan berkembang pembangunan di sektor properti, seperti perumahan yang terjangkau oleh masyarakat serta rumah layak huni yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu. Berdiri pula pusat perbelanjaan yang megah dan modern.

Jumlah hotel yang semula berjumlah 36 unit pada tahun 2012 kini bertambah menjadi 146 unit di tahun 2020 serta pembangunan Kawasan Industri Tenayan (KIT) yang nantinya akan menjadi pusat kegiatan Industri strategis di Kota Pekanbaru dengan kemampuan menyerap sebanyak 5.000 tenaga kerja.

Bidang Kesehatan dan Pendidikan

Dimasa satu dekade kepemimpinan Firdaus-Ayat dibangun dan operasionalkan Rumah Sakit Madani yang merupakan milik Pemerintah Kota Pekanbaru dimana belum pernah ada sebelumnya. Selain itu berdiri pula berbagai Rumah Sakit milik swasta serta peningkatan jumlah klinik dan Puskesmas yang sebagian diantaranya naik status menjadi Puskesmas Rawat Inap.

Di sektor Pendidikan menjadi perhatian utama bagi mereka, hal ini ditandai dengan pembangunan SMP Madani milik Pemerintah Kota Pekanbaru serta bertambahnya jumlah fasilitas pendidikan baik milik pemerintah maupun swasta, yaitu 4 unit TK Negeri, 94 unit TK Swasta, 9 unit SD Negeri, 48 unit SD Swasta, 8 unit SMP Negeri, 51 unit SMP Swasta, 4 unit SMA Negeri, 6 unit SMA Swasta, 3 unit SMK Negeri, 15 unit SMK Swasta serta sejumlah Perguruan Tinggi.

Mungkin gambar 1 orang, berdiri, duduk dan dalam ruangan

Terwujudnya pembinaan 99 Masjid sebagai Masjid Paripurna di berbagai tingkatan, adanya insentif untuk para guru MDTA, adanya insentif untuk para Imam Masjid, serta adanya insentif untuk para Ketua RW maupun Ketua RT.

PAD dan APBD Kota Pekanbaru berada pada grafik naik secara siginfikan
Dimasa 1 Dekade kepemimpinan Firdaus-Ayat, jumlah nilai investasi yang masuk ke Kota Pekanbaru meningkat pesat setiap tahunnya hingga mencapai Rp5,191 triliun (PMA+PMDN) sesudah MPP dan Rp4,561 triliun (PMA+PMDN) disaat Pandemi Covid-19  di tahun 2020.

Prestasi

Kota Pekanbaru meraih 71 pretasi dan penghargaan, di antaranya Penghargaan Innovative Government Award, Anugerah Meritokrasi dan Penghargaan Pelayanan Prima.

Demikian pula dengan Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru yang juga meraih prestasi dan penghargaan yang sangat membanggakan, diantaranya Penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha dan Penghargaan Pembina Pelayanan Terbaik Tingkat Nasional kepada Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT dan Penghargaan Satya Lencana Pembangunan berupa Pin Emas Hari Koperasi Nasional dan Penghargaan PAUD terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini kepada Wakil Walikota H. Ayat Cahyadi, S.Si.

Pesatnya pembangunan dan ivestasi di segala sektor yang dipersembahkan untuk Kota Pekanbaru adalah bukti nyata bahwa pemikiran dan kebijakan selama satu dekade kepemimpinan Firdaus-Ayat mampu dan berhasil  memberikan peluang dan harapan, rasa aman, nyaman dan mudah bagi seluruh pelaku usaha untuk beraktifitas di Kota Pekanbaru sekaligus bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat Kota Pekanbaru yang Madani.

Higga akhir masa jabatan (anjab), Firdaus-Ayat akan terus melanjutkan program yang telah dirancang salah satunya rencana pembangunan gedung daerah Pekanbaru. (Adv/Kominfo/Sr)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved