Senin, 26 Juli 2021
Wako Pekanbaru Keluarkan Imbauan PNS Sumbang Gaji untuk Bantu Warga Terdampak PPKM Level 4 | Senang dengan Riau, Investor Asal New Zealand Ingin Berinvestasi di "Bumi Lancang Kuning" | Agung Nugroho Terpilih Aklamasi Nahkodai IMI Riau Periode Ketiga | Terapkan PPKM Level 4, Lima Pintu Masuk Kota Pekanbaru Disekat Hingga 8 Agustus | Presiden Jokowi Putuskan Lanjutkan Penerapan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021 | Sempat Padam, Karhutla di Kubu Rohil Muncul Lagi, Petugas Kembali Lakukan Pemadaman
 
Tanjung Pinang-Kepri
Pemprov Kepri Selidiki Akun Palsu Facebook Pakai Nama Gubernur Ansar Ahmad

Tanjung Pinang-Kepri - - Senin, 05/07/2021 - 08:26:52 WIB

SULUHRIAU, Kepri- Plt Kepala Biro Humas, Protokol, dan Penghubungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Hasan meminta masyarakat waspada terhadap akun media sosial Facebook palsu mengatasnamakan Gubernur Ansar Ahmad.

Hasan menyebut akun palsu tersebut meminta pertemanan yang menyasar masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Modusnya meminta nomor Whatsapp melalui messenger dan menggunakannya untuk kepentingan penipuan.

"Jangan dilayani, pengguna Facebook bisa melaporkan akun itu sebagai 'spam'. Kita juga akan laporkan ke pihak berwajib," kata dia di Tanjung Pinang, Minggu (4/7/2021) seperti dikutip Antara.

Dia menjelaskan Gubernur Ansar Ahmad tidak memiliki akun Facebook seperti itu. Ansar hanya memiliki akun halaman yang menyiarkan kegiatan pekerjaan atau hanya memiliki akun fans page atas nama H Ansar Ahmad SE MM dan dikelola oleh admin.

Masyarakat bisa mengikuti atau menyukai akun itu. Dia mengatakan akun yang sebenarnya ini pun tidak pernah meminta pertemanan di Facebook.

"Jadi kalau ada yang meminta pertemanan yang akunnya mengatasnamakan Ansar Ahmad, itu jelas bohong. Sekali lagi mohon jangan diterima pertemanannya dan jangan dilayani," ujar Hasan.

Hari ini, Hasan mengaku mendapat laporan dari seorang pengguna Facebook di Bandung, Jawa Barat. Setelah menerima pertemanan, akun palsu ini menggunakan messenger untuk meminta nomor Whatsapp.

Akun palsu ini memulai mengenalkan diri sebagai gubernur di jalur messenger.

"Dia memperkenalkan diri sebagai politikus Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Kepri. Ketika percakapan itu direspons, akun palsu ini langsung meminta nomor Whatsapp," ungkap dia.

Hasan berterima kasih karena percakapan itu tidak dilanjutkan. Pengguna langsung memblokir akun palsu tersebut.

Pihaknya sedang melacak keberadaan akun tersebut, untuk kemudian diambil tindakan tegas. (Ant,mdc)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved