Jum'at, 17 09 2021
Timbulkan Polemik, Pemko Pekanbaru Hentikan Pungutan Parkir di Indomaret dan Alfamart | Pekanbaru dan Dumai Terima Trofi dan Sertifikat TPID Award 2021 | 7 Rekomendasi Lego untuk Anak | Ekspor Riau Alami Kenaikan Hingga 47 Persen, Gubri: Migas Turun, Non Migas Jadi Andalan Riau | Wapres Ma'ruf Amin Tegaskan Pentingnya Literasi Masyarakat Mengenai Wisata Halal | Dorong UMKM Berkembang di Era Digital, DPMPTSP Pekanbaru Bantu Promosi Melalui Program "Geliat UMKM"
 
Kesehatan
Gubri Minta Dinas Kesehatan Kabupaten-Kota Inventarisir Kebutuhan Oksigen di Rumah Sakit

Kesehatan - - Selasa, 13/07/2021 - 13:31:18 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru-
 Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta kepada seluruh kepala dinas kabupaten kota agar segera melakukan inventarisir berapa kebutuhan oksigen di seluruh rumah sakit yang ada di wilayah nya masing-masing.

Data ini dibutuhkan agar saat ada daerah yang rumah sakitnya kekurangan oksigen bisa langsung diberikan bantuan dari Pemprov Riau.

"Artinya kemungkinan daerah kita ini kekurangan oksigen itu bisa saja terjadi, makanya kami minta dinas kesehatan kota harus melakukan inventarisasi berapa kebutuhan oksigen disetiap rumah sakit, baik di Kota Pekanbaru maupun di kabupaten kota lainya," katanya, Selasa (13/7/2021).

Gubri Syamsuar menegaskan, untuk mengantisipasi kekurangan stok oksigen di rumah sakit, pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan besar di Riau.

Bahkan Gubri Syamsuar akan menyiapkan tempat khusus di halaman kantor gubernur Riau sebagai tempat penyimpanan sementara oksigen sebelum didistribusikan ke rumah sakit yang ada di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru.

"Halaman kantor gubernur luas, nanti kita buatkan tendanya, kita tarok oksigen disana (halaman kantor gubernur). Sehingga saat ada rumah sakit yang kekurangan oksigen bisa langsung ambil disana," katanya.

Upaya ini dilakukan pemprov riau sebagai bentuk antisipasi agar jika sewaktu-waktu Riau kekurangan oksigen, pasokan oksigen di Riau cukup dan bisa langsung didistribusikan ke rumah sakit yang membutuhkan oksigen.

"Jangan sampai sudah terjadi (kekurangan oksigen) baru kita sibuk, makanya kita lakukan antisipasi, supaya apa yang terjadi di Jawa tidak terjadi di tempat kita," katanya. (mcr)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved