Senin, 29 November 2021
Dengar Pengaduan Ratusan Petani Sawit Kopsa M Pangkalan Baru, Ini Tanggapan Erick Thohir | Dukung Program Riau Keren, Gubri Berharap Jadikan Peluang Ekonomi Kreatif | Gubri-Bupati Pelalawan Hadiri Puncak Jambore HUT PGRI Ke-76 dan Hari Guru Nasional 2021 | KSPI Nilai Airlangga Sebar Propaganda Pascaputusan MK | Menteri BUMN Erick Tohir Silaturrahmi ke LAM Riau, Janji Bantu UMKM dan Siap Berkolaborasi | Modal Usaha Ditambah Rp25 Miliar Gubri Minta PT Jamkrida Riau Tingkatkan Deviden
 
Internasional
Mencekam, 3 Rudal Balistik Terbang di Barat Daya Kerajaan Arab Saudi

Internasional - - Jumat, 12/11/2021 - 19:06:19 WIB

SULUHRIAU- Kerajaan Arab Saudi mendadak mencekam, setelah tiga peluru kendali (rudal) balistik menghantam barat daya Riyadh.

Ketiga rudal balistik itu menghantam wilayah Provinsi Aris hingga menyebabkan komandan perang Kerajaan Arab Saudi dilaporkan tewas.

Rudal balistik itu milik militer Yaman, yang ditembakkan secara beruntun wilayah kedaulatan Kerajaan Arab Saudi.

Juru bicara militer Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree dalam keterangan resmi dilansir dari Viva.co.id, Jumat (12/11'2021), menyatakan bahwa pihak memang sedang melancarkan operasi khusus untuk menghancurkan kekuatan militer Arab Saudi di sekitar garis perbatasan kedua negara.

Brigjen Yahya mengklaim, dalam operasi khusus itu pasukan rudal balistik menargetkan basis-basis militer Arab Saudi. Di Asir rudal balistik diarahkan membombardir kamp militer di Dhahran Al-Janoubh. Serangan rudal balistik militer Yaman diklaim menyebabkan banyak korban dari militer Arab Saudi.

"Tiga rudal balistik menargetkan kamp Al Fawaj Al Awal di Dhahran Al-Janoub di wilayah Asir, operasi itu menyebabkan terbunuhnya dan melukai beberapa perwira dan tentara musuh Saudi, termasuk komandan perang kamp " kata Brigjen Yahya Saree.

Menurut Brigjen Yahya, selain menggempur Kota Aris, pasukannya juga menembakan rudal balistik ke beberapa kota lain di Arab dan Yaman. "Dua rudal balistik menargetkan kamp pelatihan musuh, di sebelah barat Taiz. Dua rudal balistik menargetkan pertemuan tentara bayaran di Balkan Tengah dan kamp lain di Marib," kata Brigjen Yahya.

Brigjen Yahya menyatakan bahwa akan banyak lagi perwira militer Arab yang bakal jadi target rudal balistik jika pihak kerajaan tak juga menghentikan agresi militer terutama serangan udara ke Yaman. (vvc)

Editor: Jandri




 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved