Selasa, 17 Mei 2022
Gubri-Menteri Pelancongan Malaysia Gelar Pertemuan, Bicarakan RoRo Dumai-Malaka | Geger, Kerangka Manusia Ditemukan di Belakang SPBU di Jalan Imam Munandar Pekanbaru | Dirikan Partai Pelita, Din Syamsuddin Tegaskan Tak Niat Nyapres | Penusuk Pelatih Bola Diamankan, Muncul Spekulasi Pelaku Diduga yang Menusuk Imam Mesjid Alfalah | Harga Sawit Anjlok, Gubri Kumpulkan Asosiasi Pengusaha Sawit dan Kepala Daerah | Ansar Ahmad Ajak KKBB Bersama Membangun Kepri
 
Nusantara
Inilah Monumen Alquran di Padang Panjang yang Diresmikan Wali Kota

Nusantara - - Minggu, 14/11/2021 - 07:01:13 WIB

SULUHRIAU- Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, Sabtu, (13/11/2021) meresmikan Monumen Al Qur’an yang terletak di depan Masjid Islamic Center Kota Padang Panjang.

Monumen tersebut merupakan sumbangan alumni angkatan 81 SMP Padang Panjang. Peresmian Monumen Alquran ini bertepatan pada momentum perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXIX Tingkat Provinsi Sumatera Barat, di KOta Padang Panjang.  Monumen Al Quran merupakan ukiran Surat Shad Ayat 6-36, karya Yulhendri.

Fadly mengatakan berdirinya Monumen Al-Qur’an sumbangan alumni SMP Padang Panjang angkatan 81 tersebut, merupakan bentuk pembangunan kolaboratif.

Hadir pada momen MTQ di Kota Padang Panjang, inilah bentuk pembangunan 4.0. Pembangunan yang kolaboratif," kata Fadly.

Menteri Agama yang diwakili Kamaruddin Amin mengapresiasi berdirinya Monumen Al Qur’an ini.

"Betapa adat Minangkabau terefleksi, Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah. Serta menjadi karakter feature Indonesia Islam yaitu sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakatnya,” ucap  Kamaruddin.

Kamaruddin Amin turut mengucapkan terima kasih atas kolaborasi tersebut. Menurut dia, yang diresmikan ini adalah bentuk sinergi dan kolaborasi antar berbagai pihak di Kota Serambi Mekkah.

Perwakilan Alumni SMP Padang Panjang Angkatan 81, Puji Priyanto berharap Monumen Al Qur’an menjadi ikon serta tempat wisata religi yang dapat menggeliatkan ekonomi masyarakat.

"Semoga para perantau yang lainnya juga terketuk hatinya membangun Kota Padang Panjang. Sebagai Kota Serambi Mekkah, karya Yulhendri ini hendaknya bisa dirawat setelah diserahkan," ucap dia. (rol)

Editor: Jandri





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved