Senin, 29 November 2021
Dengar Pengaduan Ratusan Petani Sawit Kopsa M Pangkalan Baru, Ini Tanggapan Erick Thohir | Dukung Program Riau Keren, Gubri Berharap Jadikan Peluang Ekonomi Kreatif | Gubri-Bupati Pelalawan Hadiri Puncak Jambore HUT PGRI Ke-76 dan Hari Guru Nasional 2021 | KSPI Nilai Airlangga Sebar Propaganda Pascaputusan MK | Menteri BUMN Erick Tohir Silaturrahmi ke LAM Riau, Janji Bantu UMKM dan Siap Berkolaborasi | Modal Usaha Ditambah Rp25 Miliar Gubri Minta PT Jamkrida Riau Tingkatkan Deviden
 
Sosial Budaya
Helat Budaya, Desa Teluk Binjai Akan Jadi Pendukung Destinasi Wisata Bono Pelalawan

Sosial Budaya - - Senin, 22/11/2021 - 21:16:40 WIB

SULUHRIAU, Pelalawan- Desa Teluk Binjai Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan menggelar helat budaya.

Minggu (21/11/2021) malam merupakan puncak acara ini. Beberapa tradisi, budaya dan adat istiadat daerah ditonjolkan dihelat budaya ini. Misalnya tradisi orang-orangtua, seperti kerajinan tangan, dan permainan anak-anak.

Camat Teluk Meranti Zakirman, SH.,M.IP menyampaikan,  Desa Teluk Binjai ditunjuk oleh Kementerian sebagai desa budaya. Helat ini dengan tema Meangkat Batang Tangolam".

Untuk itu katanya, masyarakat harus berbesar hati dengan apa yang diberikan oleh pemerintah pusat. "Kita harus bisa menggali kembali budaya-budaya yang hampir terlupakan. Kita tahu bahwa Kelurahan Teluk Meranti memiliki objek Wisata Bono, dan di Desa Teluk Binjai merupakan desa budaya akan menjadi pendukung destinasi wisata Bono. Kita akan kemas menjadi suatu paket wisata yang dapat menarik perhatian wisatawan," paparnya.

Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Musri Evendi dalam kegiatan ini menyampaikan,  kebudayaan ini diharapkan berkelanjutan tiap tahunnya.

"Kita akan tata dan waktu tempat,  kami berharap untuk dapat menggali  budaya-budaya yang ada di Desa Teluk Binjai ini. Kedepannya kita berharap kepada semua pihak agar dapat mendukung kegiatan seperti ini agar adat istiadat dan budaya kita tidak terkikis oleh zaman." katanya.

Sementara itu, Ketua Umum LAMR Kabupaten Pelalawan Datuk Sri Zulmizan Asegaf mengatakan, atas nama LAMR Kabupaten Pelawan berharap kegiatan ini terus berlanjut dan bisa lebih banyak lagi kegiatan yang dilakukan baik dalam bidang kesenian, permainan, tradisi orang-orang tua kita dulu, kerajinan tangan dan permainan anak-anak.

"Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), Tahlil beanyut juga bisa kita usulkan ke kementerian sebagai budaya tradisional asli dari Kecamatan Teluk Meranti, Desa Teluk Binjai. Kami dari Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Pelalawan mendukung penuh kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat bermanfaat buat kita dan orang bayak terkhusus buat generasi muda." katanya.

Hadir dalam kesempatan ini selain Camat Teluk Meranti Zakirman, SH.M.IP,  anggota DPRD Kabupaten Pelalawan Musri Evendi, Ketua Umum LAMR Pelalawan Datuk Sri Tengku Zulmizan Asegaf, Ketua harian LAMR Kecamatan Teluk Meranti Datuk Bustami, SKM, Kepala Desa Teluk Binjai Syamsuir, Ninik mamak Persukuan, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda dan masyarakat Desa Teluk Binjai. (mcp)

Editor: Jandri



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved