Senin, 29 November 2021
Dengar Pengaduan Ratusan Petani Sawit Kopsa M Pangkalan Baru, Ini Tanggapan Erick Thohir | Dukung Program Riau Keren, Gubri Berharap Jadikan Peluang Ekonomi Kreatif | Gubri-Bupati Pelalawan Hadiri Puncak Jambore HUT PGRI Ke-76 dan Hari Guru Nasional 2021 | KSPI Nilai Airlangga Sebar Propaganda Pascaputusan MK | Menteri BUMN Erick Tohir Silaturrahmi ke LAM Riau, Janji Bantu UMKM dan Siap Berkolaborasi | Modal Usaha Ditambah Rp25 Miliar Gubri Minta PT Jamkrida Riau Tingkatkan Deviden
 
Daerah
Nama Kajari Kuansing Dicatut Oknum, Sejumlah Pejabat Sempat Dihubungi Diduga akan Memeras

Daerah - - Rabu, 24/11/2021 - 16:01:20 WIB

SULUHRIAU, Teluk Kuantan- Nama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuantan-Singingi (Kuansing) Hadiman, SH.,MH dicoreng oleh oknum tak bertanggung jawab.

Ada oknum mencatut nama orang nomor satu di Kejari Kota Jalur itu dan ditengarai menghubungi sejumlah pejabat di Pemkab Kuansing dengan melakukan pembahasan-pembahasan dinilai tidak masuk diakal.

Pejabat yang dihubungi oknum Kajari gadungan yakni,  Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Kuansing Jafrinaldi. Ini terjadi  Rabu (24/11/2021) pagi.

Dalam sambungan seluler, oknum tersebut meminta kepada Jafrinaldi agar segera menghadap ke Kejari.

"Iya tadi ada yang menghubungi saya melalui telepon yangbsaya via mengaku kajari. Saya layani biasa aja, katanya suruh menghadap Kajari segera,'' ujar Jafrinaldi.

Tidak hanya Jafrinaldi, Mardansyah yang merupakan Kadis Penanaman Modal Kabupaten Kuansing juga ditelpon oknum tersebut. Namun menurut Mardan ia tidak begitu menanggapinya, karena memang sedang dalam perjalanan dinas ke Kecamatan Pangean.

''Tidak saya tanggapi kali. Karena saya lagi di jalan mau ke acara di Pengean. Saya bilang saja nanti dihubungi kembali,'' jelas Mardan seraya menunjukkan nomor seluler yang mengubunginya yang mengaku Kajari itu.

Banyak lagi pejabat yang dihubungi oknum itu.

Menyikapi hal ini,  Kajari Kuansing Hadimsn tidak menampik. Menurutnya, dia mendapat laporan dari banyak pejabat yang sudah ditelepon oleh orang yang tidak bertanggung jawab tersebut.

Menurut Hadiman, sejumlah pejabat yang melapor adalah Muradi Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan Keluarga Berencana (DPMDKB) Kuansing, Nafisman Kepala PMD Kabupaten Kuansing, dr Irfan Direktur RSUD Teluk Kuantan dan beberapa pejabat lainnya seperti Kepala BPKAD dan sejumlah Camat.

Bahkan lebih gila lagi, oknum itu sempat meminta uang senilai Rp 50 juta ke salah satu mantan pejabat di Kuansing dengan mengirimkan Rekening BRI atas nama Muhamad Faisal dengan nomor rekening 077901002874501.

''Dia minta dikirimkan dalam waktu dua jam. Dari data rekening ini bisa di lacak orangnya,''beber Hadiman.

Untuk itu, Hadiman menghimbau kepada semua pihak di Kabupaten Kuansing agar tidak mempercayai orang yang mengaku-ngaku sebagai dirinya. Apalagi sampai meminta sesuatu yang tidak-tidak agar segera melaporkan ke Kejaksaan maupun ke pihak Kepolisian.

Hadiman juga menegaskan, pihaknya akan melaporkan hal ini ke Kepolisian dan meminta bantuan Polisi untuk melacak keberadaan pelaku yang sudah jelas-jelas merugikan dirinya selaku Kajari Kuansing dan sejumlah pejabat teras di Kuansing.

''Nomor telepon yang digunakan oknum mengsku saya itu 6281318821148. Segera saya laporkan ke polisi untuk melacak keberadaan si pelaku ini. Kepada semua pihak di Kuansing agar tidak mempercayai orang yang mengaku-ngaku sebagai Kajari Kuansing. Apabila ada yang menghubungi segera laporkan ke Kejari atau Polisi,'' pungkas Hadiman. (rda)



 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Redaksi
Copyright 2012-2020 SULUH RIAU , All Rights Reserved