Selasa, 17 Mei 2022
Gubri-Menteri Pelancongan Malaysia Gelar Pertemuan, Bicarakan RoRo Dumai-Malaka | Geger, Kerangka Manusia Ditemukan di Belakang SPBU di Jalan Imam Munandar Pekanbaru | Dirikan Partai Pelita, Din Syamsuddin Tegaskan Tak Niat Nyapres | Penusuk Pelatih Bola Diamankan, Muncul Spekulasi Pelaku Diduga yang Menusuk Imam Mesjid Alfalah | Harga Sawit Anjlok, Gubri Kumpulkan Asosiasi Pengusaha Sawit dan Kepala Daerah | Ansar Ahmad Ajak KKBB Bersama Membangun Kepri
 
Sosial Budaya
Dilepas Kakan Kemenag, 25 Jemaah Umrah Perdana dari Riau Diberangkatkan ke Tanah Suci

Sosial Budaya - - Senin, 10/01/2022 - 21:02:49 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Sebanyak 25 jemaah umrah asal Riau berangkat secara perdana, Senin (10/1/2022).

Pemberangkatan jemaah oleh PT Ameera Mekkah Travel selaku Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU), melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru ke Bandara Soekarno-Hatta.

Keberangkatan dilepas langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Riau, Mahyudin dari perwakilan dari PPIU. 25 jemaah nantinya akan bergabung dengan 540 jemaah Ameera Mekkah dari berbagai daerah di nusantara dan bersama-sama berangkat ke Arab Saudi dari Jakarta dalam satu pesawat, Selasa, (11/1/2022).

Kepala Kanwil Kemenag Riau Mahyudin menyampaikan bahwa pihaknya memiliki tugas untuk memonitor para jemaah umrah dan memastikan agar jemaah tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

“Hari ini travel umrah dari Ameera Mekkah memberangkatkan 25 jemaah umrah , kita memantau dan memastikan hari ini mereka berangkat tentu dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang sebaik-baiknya,” kata Mahyudin.

Dijelaskannya, ketika protokol kesehatan tidak dijaga,  banyak faktor-faktor lain yang berpengaruh nantinya.

“Jangan-jangan nanti ada terpapar, kalau ada yang terpapar nanti umrah ini ditutup kembali, kan kasihan kita, karena itu kita pesan untuk travel Ameera Mekkah supaya jaga betul protokol kesehatan jemaah kita,” katanya lagi.

Terkait berapa total calon jemaah umrah asal Riau yang menunggu keberangkatan, Mahyudin belum mendapatkan data pastinya, karena data calon jemaah umrah adanya di travel umrah.

“Alhamdulillah ada kawan-kawan di Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah selalu memonitor dan nanti kita akan melihat tanggal berapa, siapa yang berangkat tentu akan dilaporkan ke kita,” katanya.

Dilanjutkan Mahyudin, Kementerian Agama secara umum sudah dua tahun terakhir belum ada membuka ibadah umrah.

“Sejak Maret 2020 lalu, beberapa saat dibuka dan ditutup kembali, lebih kurang sudah dua tahun tidak ada ibadah umrah. Namun demikian tentu kita melihat jemaah sudah sangat rindu untuk pergi ke Saudi sehingga kalau kita lihat di Jakarta saja, umrah itu seperti haji, artinya tidak pernah jemaah umrah dilepas oleh Dirjen Haji, itu suatu tanda kerinduan jemaah untuk ke Mekkah, Madinah dan tempat-tempat lain sudah sangat dirindukan,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Riau PT Ameera Mekkah Travel , Lola Canserina mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan semua keperluan jemaah selama di Tanah Suci nantinya.

“Sudah ready 100 persen mudah-mudahan diberikan kelancaran oleh Allah SWT, perdana pada tahun ini Ameera Mekkah dari Riau ke Baitullah.  Tanggal 11 Januari berangkat ke Arab Saudi dan langsung landing di Madinah,” kata Lola.

Seorang jemaah umrah dari Dumai, Fatmawati mengatakan dirinya sangat terharu karena akhirnya ia bisa berangkat.

“Mohon doanya, semoga dimudahkan tidak ada halangan lagi menuju ke Baitullah ,” katanya

Fatmawati sudah menungu selama satu tahun, namun di dalam rombongannya banyak juga yang telah menunggu hingga dua tahun. “Harapan ke depan untuk trip berikutnya dipermudahkan seperti kami ini,” harapnya. (jan, rri)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved