Senin, 20 Mei 2024
Ade Hartati Rahmat Konsolidasi dengan Ketua-ketua DPC PAN dan Dua Ormas di Pekanbaru | Diikuti 155 Pembalap Motor, Pj Sekda Kampar Buka Kejurnas Motoprix Region A Sumatra Putaran II Riau | Miliki Narkoba, Pria Gondrong Warga Desa Penghidupan takk Berkutik Ditangkap Dicokok Polisi | Kabar Duka, Tokoh Pers dan Perfilman Nasional Prof Salim Said Meninggal Dunia | Terungkap, Wanita Diduga Lesbi Pelaku Penikaman Milik Group LGBT Sejak SMA | Sempat Tertunda, Jemaah Haji Atas Nama Atun Jaali Genggam Akhirnya Berangkat Hari Ini ke Tanah Suci
 
Rokan Hilir
Upaya Percepat Vaksin Covid-19, SDN 006 Bagan Barat Rohil Kembali Gelar Sosialisasi

Rokan Hilir - - Senin, 21/03/2022 - 21:52:58 WIB

SULUHRIAU, Rohil- Upaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak sekolah usia 6-11 tahun, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Sekolah Dasar Negeri 006 Bagan Barat menggelar sosialisasi percepatan vaksinasi Covid-19.

Sosialisasi digelar Senin, (21/3/2022) di halaman SDN 006 Bagan Barat.

Acara ini dihadiri Kadis Pendidikan (Kadisdik) H.M Nur Hidayat, SH. MH, Plt Kadis Kesehatan, Danramil Bangko Kapten Arh. Simon Siregar Babinkamtibmas Bagan Barat Azwar dan wali murid SDN 006 anaknya yang belum divaksin.


Kadisdik Rohil dalam ke sempatan itu menyampaikan, pelaksanaan vaksin baru mencapai 35%, ini merupakan persentase jauh lebih rendah bila dibandingkan dari 18 kecamatan yang ada di lingkungan Pemkab Rokan Hilir.

Sementara pelaksanaan vaksin di SDN 006 hanya mencapai 30%. "Mari kita semua pihak bersamamensosialisasikan pentingnya vaksin untuk anak ini. karena jika anak belum divaksin, belajar hanya dibolehkan melalui daring." katanya.

Sementara itu, Kepala SDN 006 Hj Asbianti, S.Pd, mengatakan, dari 675 murid, baru 30% yang telah divaksin. "Selama ini kami, dari pihak sekolah telah berupaya menyampaikan program vaksinasi terhadap anak lewat orang tua murid pentingnya vaksin, saat pembelajaran tatap muka," katanya.

Namun tambahnya, hingga saat ini belum ada lonjakan minat vaksin bagi yang belum. Pun demikian, dari pihak pihak sekolah katanya terus menggalak program ini agar anak- anak bersedia untuk divaksin.

Pada tanggal 31 Maret nanti pihak sekolah membatasi bahwa anak-anak telah tervaksin semua. "Bila orangtua murid menolak anaknya untuk divaksin, maka anaknya hanya bisa belajar daring. [nto]





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved