Selasa, 17 Mei 2022
Gubri-Menteri Pelancongan Malaysia Gelar Pertemuan, Bicarakan RoRo Dumai-Malaka | Geger, Kerangka Manusia Ditemukan di Belakang SPBU di Jalan Imam Munandar Pekanbaru | Dirikan Partai Pelita, Din Syamsuddin Tegaskan Tak Niat Nyapres | Penusuk Pelatih Bola Diamankan, Muncul Spekulasi Pelaku Diduga yang Menusuk Imam Mesjid Alfalah | Harga Sawit Anjlok, Gubri Kumpulkan Asosiasi Pengusaha Sawit dan Kepala Daerah | Ansar Ahmad Ajak KKBB Bersama Membangun Kepri
 
Internasional
Arab Saudi Kutuk Penyerangan Israel Saat Warga Palestina Sholat di Masjid Al Aqsa

Internasional - - Sabtu, 16/04/2022 - 13:11:42 WIB

SULUHRIAU- Arab Saudi mengeluarkan pernyataan mengutuk pasukan Israel yang menyerang kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem dan menyerang warga Palestina yang sedang sholat, Jumat (15/3/2022).

“Eskalasi sistematis ini adalah serangan terang-terangan terhadap kesucian Masjid Al Aqsa dan tempatnya di jantung negara Islam,” kata sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Saudi, dilansir di Al Arabiya.

Polisi Israel menyerang warga Palestina saat ribuan orang berada di masjid untuk sholat selama bulan suci Ramadhan. Israel menuduh pria yang membawa bendera Palestina dan Hamas berada di kompleks dan membawa batu. Para pejabat Palestina mengatakan lebih dari 150 warga Palestina terluka.

Arab Saudi meminta masyarakat internasional meminta pertanggungjawaban pasukan Israel atas serangan dan pelanggaran yang terus berlanjut terhadap warga Palestina, tanah mereka, dan tempat-tempat suci mereka.

Kementerian Luar Negeri Arab Sudi juga mengatakan ada kebutuhan untuk menghidupkan kembali upaya perdamaian di Timur Tengah.

Meningkatnya kekerasan baru-baru ini, termasuk beberapa serangan Palestina terhadap warga sipil Israel, meningkatkan kekhawatiran akan bentrokan baru antara warga Palestina dan Israel.

Tahun lalu, selama Ramadhan, kekerasan serupa pecah dan memicu konflik terbesar dalam beberapa tahun antara Hamas dan Israel. Perang 11 hari itu berakhir setelah intervensi oleh mediator, termasuk Mesir, Yordania, dan AS.


“Eskalasi sistematis ini adalah serangan terang-terangan terhadap kesucian Masjid Al Aqsa dan tempatnya di jantung negara Islam,” kata sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Saudi, dilansir di Al Arabiya.

Polisi Israel menyerang warga Palestina saat ribuan orang berada di masjid untuk sholat selama bulan suci Ramadhan. Israel menuduh pria yang membawa bendera Palestina dan Hamas berada di kompleks dan membawa batu. Para pejabat Palestina mengatakan lebih dari 150 warga Palestina terluka.

Arab Saudi meminta masyarakat internasional meminta pertanggungjawaban pasukan Israel atas serangan dan pelanggaran yang terus berlanjut terhadap warga Palestina, tanah mereka, dan tempat-tempat suci mereka.

Kementerian Luar Negeri Arab Sudi juga mengatakan ada kebutuhan untuk menghidupkan kembali upaya perdamaian di Timur Tengah.

Meningkatnya kekerasan baru-baru ini, termasuk beberapa serangan Palestina terhadap warga sipil Israel, meningkatkan kekhawatiran akan bentrokan baru antara warga Palestina dan Israel.

Tahun lalu, selama Ramadhan, kekerasan serupa pecah dan memicu konflik terbesar dalam beberapa tahun antara Hamas dan Israel. Perang 11 hari itu berakhir setelah intervensi oleh mediator, termasuk Mesir, Yordania, dan AS.

Sumber: Republika.co.id
Editor: Jandri





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved