Selasa, 17 Mei 2022
Gubri-Menteri Pelancongan Malaysia Gelar Pertemuan, Bicarakan RoRo Dumai-Malaka | Geger, Kerangka Manusia Ditemukan di Belakang SPBU di Jalan Imam Munandar Pekanbaru | Dirikan Partai Pelita, Din Syamsuddin Tegaskan Tak Niat Nyapres | Penusuk Pelatih Bola Diamankan, Muncul Spekulasi Pelaku Diduga yang Menusuk Imam Mesjid Alfalah | Harga Sawit Anjlok, Gubri Kumpulkan Asosiasi Pengusaha Sawit dan Kepala Daerah | Ansar Ahmad Ajak KKBB Bersama Membangun Kepri
 
Kesehatan
Saat Upaya Lepasliarkan, Ular Piton 8 Meter Gigit dan Lilit Amar YouTuber Riau hingga Dilarikan ke R

Kesehatan - - Jumat, 13/05/2022 - 21:17:16 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Pehobi reptil sekaligus YouTuber asal  Pekanbaru, Riau, Amar PD, mengalami insiden tak terduga.

Ia tiba-tiba digigit dan dililit ular piton sepanjang 8 meter hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa Amar digigit dan dililit ular sepanjang 8 meter itu terjadi Kamis (12/6) petang. Saat itu dia mendampingi Balai BKSDA Riau melepas dua ular piton yang dievakuasi dari Bunut, Pelalawan dan Kampar.

"Kemarin pas pelepasan Amar tarik (ular) karena mau dijelaskan. Pas narik itu posisi nggak pas memang, agak jongkok dan kepala ular di atas dan badannya di bawah," kata Amar kepada media, Jumat (12/5/2022).

Namun, hal tak terduga terjadi. Saat ular dilepas, tiba-tiba kepala ular berbalik ke arah Amar dan mengigit. Bahkan, ular juga langsung melilit hingga akhirnya dia berteriak minta pertolongan.

Hanya sekitar 1 menit, ular itu langsung melepaskan YouTuber dengan 300 ribu subscribe tersebut. Amar yang digigit di bagian paha langsung dievakuasi untuk dapat pertolongan.

"Itu langsung dihantam, nggigit dan dililit. Gigit di paha kiri sampai kena urat, Amar teriak. Langsung dibawa ke mobil untuk dapat pertolongan dan dibawa ke rumah sakit di Bangkinang," katanya.

Sementara, piton sepanjang 8 meter yang menggigit dan melilitnya langsung melata pergi menuju semak semak di hutan konservasi. Pelepasan dilakukan hingga pukul 17.30 WIB.

Piton yang melilit Amar adalah ular yang dievakuasi dari daerah Bunut, Pelalawan sekitar 1 bulan lalu. Di mana ular pertama kali dilihat warga di perkebunan.

Khawatir akan dibunuh, ular akhirnya dievakuasi sementara. Setelah kesehatan pulih, ular dilepaskan kembali di kawasan konservasi yang lebih aman.

"Yang mengigit dan melilit ini ular yang dari Pelalawan. udah sebulan kita evakuasi dari kebun, daripada dibunuh sama warga, lebih baik kita evakuasi waktu itu dan dirawat di rumah," kata Amar.

Plh Kepala Balai BKSDA Riau, Hartono membenarkan insiden tersebut. Di mana ular yang dievakuasi dari Pelalawan itu menyerang Amar saat pelepasliaran.

"Memang ularnya bebar-benar ganas, itu ular yang dari Bunut. Alhamdulillah kondisi Amar sudah membaik," jelasnya. (src)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved