Rabu, 05 Oktober 2022
Gubernur Kepri Ansar Ikuti Upacara HUT ke 77 TNI Tingkat Provinsi | Pegawai Kemenag Bisa Buka Tambungan Tanpa Setoran Awal & Tabung Haji untuk Anak dari BSI | Warga Demo ke Kantor Camat Tuah Madani, Minta Cabut SK Ketua RT | Seorang Bendahara Camat di Pemko Medan Ditembak OTK | Asosiasi Batik Kuansing Asah Kreativitas Warga Binaan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan | Dipimpin Kapolda, Forkopimda Riau Gelar Doa Bersama dan Taburan Bunga untuk Korban Tragedi Kanjuruha
 
Kuansing
Plt Bupati Turun Tangan Soal Pengeroyokan Pelajar di Kuansing, Kasus akan Diselesaikan di Balai Adat

Kuansing - - Kamis, 22/09/2022 - 22:26:31 WIB
Plt Buoati Kuansing, Suhardiman Amby
TERKAIT:
   
 

SULUHRIAU, Teluk Kuantan- Plt Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby, turut angkat bicara terkait video pengeroyokan pelajar di SMAN 1 Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau yang viral di media sosial.

Suhardiman Amby mengatakan, bahwa dirinya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada gubernur Riau.

"Saya sudah minta izin sama pak Gubernur soal itu, barusan pak Gubernur sudah mengizinkan, karena SMA kan kewenangan provinsi," ujarnya, Kamis (22/9/2022).

Ia menjelaskan, bahwa tim dari Pemkab sudah bergerak ke sekolah, mengkomunikasikan persoalan tersebut dengan pihak sekolah, siswa dan orang tua siswa.

"Besok sudah kita musyawarahkan bersama. Habis Jumat, seluruh pihak terkait rencananya sudah dibawa ke Balai Adat. Untuk diambil langkah-langkah penyelesaian," tukasnya

Diberitakan sebelumnya, beredar video pengeroyokan pelajar di SMAN 1 Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau di media sosial.

Video berdurasi 47 detik itu diunggah oleh akun Facebook AT dengan caption "Tarimo bagian wakatu surang. Tapi ingek, bilo kalian surang, kami banyak. Saparo mati kalian kami buek. Anak SMA Gunung Toar".

Terlihat dalam video itu seorang pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah mendorong salah satu rekannya masuk ke dalam kelas, dan secara brutal dan membabi buta memukulinya.

Terdengar dalam video itu dua pelajar perempuan teriak histeris melihat kejadian itu.

Terkait video beredar itu, Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Pahmijan MPd membenarkan kejadian dalam video itu terjadi di SMAN 1 Gunung Toar, Kabupaten Kuansing.

"Iya, itu kejadiannya di SMAN 1 Gunung Toar, Kuansing. Persoalan itu sudah dilakukan mediasi oleh kepala sekolah dengan memanggil orangtua siswa, agar persoalan itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan," kata Pahmijan Kamis (22/9/2022).

Atas kejadian itu, lanjut Pahmijan, pihaknya juga akan menurunkan tim Disdik Riau ke SMAN 1 Gunung Toar untuk mengetahui kronologis kejadian, sehingga terjadi pengeroyokan kepada salah satu siswa.

"Kita akan turunkan tim ke SMAN 1 Gunung Toar untuk mengetahui kejadian pastinya dan mencarikan solusinya. Kalau informasi yang kami terima pengeroyokan itu karena persoalan pemilihan ketua OSIS SMAN 1 Gunung Toar," tukasnya dilansir dari cakaplah. (*)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved