Minggu, 25 Februari 2024
Diharap Jadi Destinasi Wisata, Pusat Kuliner Kelapa Gading Tembilahan Diduga Jadi Tempat Maksiat | Dihadiri Kapolres, KPU Kampar Lakukan Persiapan Rapat Pleno Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten | Lukman Edy Usul PKB Urungkan Niat Angket, Singgung Suara Cak Imin Kecil | Polres Kampar Beri Santunan dan Sembako pada Keluarga KPPS yang Meninggal di Desa Pangkalan Serik | Tahap I Sebanyak 200.601 Jamaah Lunasi BIPIH, Tahap II Dibuka 13-26 Maret | Diawasi Satgas Penyelamat Suara Rakyat, Panwascam dan PPK Diminta Tak Main-main
 
Kampar
Pimpin Apel Siaga Bencana, Pj Bupati Kampar Kamsol Ajak Bahu Membahu Antisipasi Ancaman Bencana

Kampar - - Kamis, 17/11/2022 - 11:12:09 WIB

SULUHRIAU, Kampar- Penjabat Bupati Kampar Kamsol, mengajak stake holder dan masyarakat bahu-membahu dalam mengantisipasi ancaman bencana yang bisa saja datang tampa diduga.

Hal itu disampaikan Kamsol saar memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Kabupaten Kampar Tahun 2022, di Lapangan Pelajar Bangkinang pada pagi Kamis, (17/11/2022).

Apel dengan tema "Keluarga Tangguh Bencana Menghadapi Bencana" itu dikuti unsur TNI/Polri, BPBD, Dinas Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Tagana Kabupaten Kampar, Satuan Polisi Pamong Praja dan serta dari Organiasi Pramuka.

Ikut hadir Sekda Kampar, Yusri Kapolres Kampar AKBP. Didik Priyo Sambodo, S.I.K, Dandim 0313/KPR Letkol Inf. Arh Mulyadi, Kalaksa BPBD Drs. Agustar, M.Si, Ketua Pengadilan Negeri yang di wakili Andi Graha, SH., MH, Ketua Pengadilan Agama yang di wakili Dr. Hasanul Hakim, SHI., MH serta unsur-unsur Forkopimda dan Kepala OPD yang berada di lingkup Pemerintah Kabupaten Kampar.

Apel ini bertujuan untuk menyiapkan Pasukan dari seluruh Pemangku Kepentingan (Stakeholder) terkait atau antar Lembaga dalam mengantisipasi terjadinya bencana di Wilayah setempat, karena akhir-akhir cuaca di Kabupaten Kampar sudah mulai
ekstrem.

Dikatakan, Pj Bupati Kampar Kamsol, berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Bencana sebagai bagian dari revolusi mental, upaya untuk merubah perilaku Masyarakat menuju budaya aman bencana dengan melakukan edukasi publik melalui gerakan kesiapsiagaan dan meningkatkan kemampuan seluruh Komponen Pemerintah, Organisasi,  Masyarakat, Komunitas serta khususnya Keluarga Individu itu sendiri.

"Tentunya kita tidak hanya sekedar melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Bencana saja, tetapi kita di wajibkan juga untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan Masyarakat dan Pemangku kepentingan dalam menghadapi resiko bencana, meningkatkan partisipasi membangun budaya gotong royong, dan mengetahui tolak ukur tingkatan Kesiapsiagaan Masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana " Ujar Kamsol.

Ditambahkannya, seperti yang kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Kampar yang kita cintai ini telah banyak mengalami berbagai bencana yang berulang-ulang setiap tahunnya, baik bencana longsor, bencana angin puting beliung, bencana asap dan bencana banjir.

"Untuk itu, kami menghimbau kepada semua pihak terkait dan Masyarakat. untuk dapat bahu membahu untuk memberikan rasa aman terhadap Masyarakat, semoga bencana yang kita alami sebelumnya tidak terjadi lagi pada Tahun 2022 dan kedepannya, " kata Kamsol. (kmf,jan)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved