Jum'at, 03 Februari 2023
Silaturahmi dengan PJN, Kapolres Ajak Insan Pers Bersinergi Jaga Kamtibmas di Natuna | Banjir 2 Meter Terjadi di Kelurahan Maharatu, Basarnas Evakuasi Bayi 3 Bulan dan Sejumlah Warga | | Dua Dekade APUPPT, Pj Bupati Kampar Dampingi Ketua PPATK RI Penanaman Pohon di Birandang | Kapolres Kampar Diskusi dengan Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat, Singgung Soal PT Ayau | HUT ke-15 Partai Gerindra di Pekanbaru Bertabur Doorprize, Mobil hingga Puluhan Motor
 
Sosial Budaya
Humor Gus Dur: Kenapa Tidak Simpan Gaji sebagai Presiden?

Sosial Budaya - - Senin, 23/01/2023 - 08:00:57 WIB
KH Abdurrahman Wahid
TERKAIT:
   
 

SULUHRIAU- Menko Polhukam Mahfud MD memiliki kenangan manis dengan sosok KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Kenangan itu adalah ketika Gus Dur menandatangani bukti gaji pertamanya sebagai presiden RI.

Saat itu, menurut Mahfud, Gus Dur menyerahkan gajinya kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Alwi Shihab, dan menyuruhnya membeli jas baru.

"Kamu harus membeli jas yang bagus. Menteri Luar Negeri jangan memalukan," kenang Mahfud dalam bukunya “Setahun Bersama Gus Dur: Kenangan Menjadi Menteri di Saat Sulit”.

Selain kepada Menlu, Gus Dur juga memberikan gajinya kepada Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) Prof AS Hikam. Gus Dur menyuruh AS Hikam untuk membeli sepatu dan jas baru kerena melihat alas kaki sang menristek sudah jelek.

"Nih, beli sepatu dan jas. Masak, Menristek sepatunya jelek," ujar Gus Dur sembari tertawa.

Kelakuan Gus Dur itu membuat asistennya, Arifin Junaidi penasaran dan menanyakan kenapa gajinya diberikan kepada orang lain.

"Ya, sudah gaji bulan berikutnya untuk kamu saja," kata Gus Dur.

Jawaban Gus Dur membuat Arifin Junaidi kaget, dan buru-buru meralat ucapannya.

"Bukan begitu maksud saya, Gus. Kenapa tidak menyimpan gaji untuk kebutuhan Gus Dur sebagai Presiden?," ujarnya

"Lha, semua kebutuhan saya sudah disediakan (Istana). Saya nggak butuh apa-apa, biar dipakai yang butuh saja," kata Gus Dur.

Sikap Gus Dur itu, menurut Mahfud, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan, mencerminkan kepribadian sang kiai yang selalu memperhatikan orang lain. Bahkan, Gus Dur pun diklaim menjadi satu-satunya Presiden RI yang tidak mengambil gajinya. (okz)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved