Minggu, 25 Februari 2024
Diharap Jadi Destinasi Wisata, Pusat Kuliner Kelapa Gading Tembilahan Diduga Jadi Tempat Maksiat | Dihadiri Kapolres, KPU Kampar Lakukan Persiapan Rapat Pleno Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten | Lukman Edy Usul PKB Urungkan Niat Angket, Singgung Suara Cak Imin Kecil | Polres Kampar Beri Santunan dan Sembako pada Keluarga KPPS yang Meninggal di Desa Pangkalan Serik | Tahap I Sebanyak 200.601 Jamaah Lunasi BIPIH, Tahap II Dibuka 13-26 Maret | Diawasi Satgas Penyelamat Suara Rakyat, Panwascam dan PPK Diminta Tak Main-main
 
Daerah
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp1,2 Miliar kepada Lima Peserta Korban Longsor Serasan

Daerah - - Jumat, 17/03/2023 - 18:34:31 WIB

SULUHRIAU, Pekanbaru- Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbar, Riau dan Kepri Eko Yuyulianda menyerahkan santunan, melalui program Jaminan Kematian (JKM) bagi lima peserta korban tragedi longsor di Kampung Genting, Desa Pangkalan Seransan pada Senin 6 Maret lalu.

Penyerahan santunan secara simbolis pada kelima ahli waris berlangsung di ruang rapat utama Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai, Jumat, (17/3/2023).

"Kami cepat menyalurkan santunan bagi peserta mengalami musibah, apalagi sampai meninggal dunia. Sebab ahli warisnya sangat memerlukan santunan ini," kata Eko Yuyulianda pada Sekda Natuna Boy Widjayanto Varianto yang memimpin rapat.

Selain menyalurkan santunan bagi kelima peserta BPJS Ketenagakerjaan, Eko yang di temani Kepala BPJS Ketenagakerjaan Natuna Andry Fauzan itu, menyerahkan Bantuan Aksi Peduli bagi korban longsor Serasan sebesar Rp70 juta dan Bantuan Beasiswa sebesar Rp25 juta.

"Bantuan beasiswa, kami serahkan ke Pemerintah Kabupaten Natuna. Nanti pihak Pemkab menyalurkan kepada yang berhak menerima," kata Eko sambil menambahkan, anak ahli waris peserta BPJS yang meninggal dunia akibat bencana longsor Serasan juga akan menerima beasiswa.

Sementara data diterima awak media, BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan secara simbolis pada kelima ahli waris peserta korban bencana longsor Serasan, dengan rincian berikut:

1. Kades Pangkalan, Almarhum Wawan Setiawan dengan nilai sekitar Rp358 juta.

2. PTT Satpol PP Natuna di Serasan, Almarhum Efan dengan nilai sekitar Rp182 juta.

3. PTT Dinas Pendidikan Natuna di Serasan, Almarhum Hasmarullah dengan nilai sekitar Rp255 juta.

4. Perangkat Desa Pangkalan, Almarhumah Susan dengan nilai sekitar Rp259 juta.

5. Perangkat Desa Pangkalan, Almarhum Bebenza dengan nilai sekitar Rp182 juta.

"Bantuan akan segera kami transfer ke rekening ahli waris secepatnya," kata Eko sambil menambahkan, meski pun para peserta baru mendaftar di BPJS Ketenagakerjaan, mereka akan tetap mendapat santunan. Itu merupakan komitmen BPJS Ketenagakerjaan. (rls)





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Internal Perusahaan Pers |Redaksi
Copyright 2012-2021 SULUH RIAU , All Rights Reserved