Sabtu, 15 Juni 2024
Pelaku Pembunuh Pensiunan PTPN V Pekanbaru Ditangkap, Ternyata Sopir Pribadi Korban | HMI Pekanbaru Demo ke DPRD Riau, Minta Batalkan Tapera | Jambret Pedagang Kuliner Malam Puswil Riau, Korban Tewas, Satu dari Dua Pelaku Ditembak | Jambret Pedagang Kuliner Malam Puswil Riau, Korban Tewas, Satu dari Dua Pelaku Ditembak | Mayat Pria Ditemukan di Kebun Kelapa Sawit di Dusun Suka Damai Rohul | Lantai 3 Menara Bank Riau Kepri Syari'ah Jalan Sudirman Pekanbaru Terbakar, Ini Penyebabnya
 
Daerah
Pencarian Korban Longsor Serasan Selesai, Bupati Bersama Tim Gabungan Kembali ke Ranai

Daerah - - Senin, 20/03/2023 - 19:01:55 WIB

SULUHRIAU, Natuna- Bupati Natuna Wan Siswandi bersama Tim Gabungan Tanggap Bencana Kecamatan Serasan dan Serasan Timur, dengan menggunakan MV Indra Perkasa-159, kembali ke Kota Ranai, Ibukota Kabupaten Natuna, Senin 20 Maret 2023.

Tampak dalam rombongan saat kapal cepat milik Pemerintah Kabupaten Natuna itu merapat di Pelabuhan Penagi, Ranai, yakni Kapolres Natuna AKBP Nanang Budi Santosa.

"Ayo Bang, kita jemput para pejuang bencana longsor Serasan, hari ini tiba di Pelabuhan Penagi," kata Sekda Natuna Boy Wijayanto Varianto pada awak media di Kantor Bupati Natuna. 

Tim Gabungan Tanggap Bencana Kecamatan Serasan dan Serasan Timur adalah tim dari unsur TNI/Polri dan instansi lainnya, dibentuk mendadak demi membantu mengevakuasi korban longsor di Kampung Genting, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan pada Senin siang 6 Maret lalu.

Dari perjuangan tim, bersama Bupati Natuna Wan Siswandi dan wakilnya, Rodhial Huda, berhasil mengungsikan dua ribuan warga korban longsor maupun terdampak longsor Serasan, serta mengevakuasi 50 orang meninggal dunia dan 4 orang masih dinyatakan hilang.

Sementara Serasan dan Serasan Timur, dua kecamatan terpisah lautan dari Kota Ranai. Perlu waktu tempuh 7 hingga 12 jam menggunakan transportasi laut ke kedua kecamatan perbatasan dengan Sematan, Malaysia tersebut. Otomatis saat terjadi bencana tanah longsor di Kampung Genting, Bupati, Wabup dan Tim Gabungan harus berjuang melewati lautan, apalagi 15 hari lalu, cuaca di laut kurang bersahabat. (kmf/zul





 
 
 
Home | Daerah | Nasional | Internasional | Hukrim | Gaya Hidup | Politik | Sport | Pendidikan | Metropolis | Sosial Budaya | Kesehatan | Ekbis
Religi | Kupas Berita |Tokoh | Profil | Opini | Perda | DPRD Kota Pekanbaru | Tanjung Pinang-Kepri | Indeks
Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Disclaimer |Redaksi
Copyright 2012-2024 SULUH RIAU , All Rights Reserved