Raja Salman Terbang ke China, Teken Kerja Sama Proyek Rp 864 T Jumat, 17/03/2017 | 11:42
Foto: Reuters
SULUHRIAU, Beijing- Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud melanjutkan kunjungannya ke China. Pada hari pertamanya, Salman menyaksikan penandatanganan kerjasama senilai US$ 65 miliar atau setara Rp 864,5 triliun (kurs Rp 13.300/US$).
Ini juga termasuk nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan raksasa Arab Saudi, Aramco dan perusahaan China Norinco untuk pembangunan kilang di China.
Selanjutnya SABIC (Saudi Basic Industries Corp) dan Sinopec, sepakat untuk pengembangan proyek petrokimia di China dan Arab Saudi.
Presiden China, Xi Jinping mengatakan bahwa negaranya adalah pasar ekspor minyak yang besar dan stabil. China dan Arab Saudi harus memperdalam kerja sama.
"Untuk waktu yang lama, China dan negara-negara Islam telah saling menghormati dan memiliki kerjasama win dan telah menciptakan model perdamaian dari budaya yang berbeda," ujarnya seperti dilansir di Reuters, dikutip detik.com Jumat (17/3/2017).
"Arab Saudi mau bekerja sama dengan China untuk mempromosikan perdamaian global, keamanan dan kemakmuran," terangnya.
Diketahui, Arab Saudi telah menjalankan reformasi struktural dalam dua tahun terakhir. Arab Saudi sekarang berkunjung ke negara berkembang, yang merupakan importir minyak terbesar untuk menawarkan investasi. Termasuk penjualan Saudi Aramco.