Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Putin Tuding Panama Papers Cara AS Lemahkan Rusia
Jumat, 08 April 2016 - 14:01:08 WIB

Suluhriau- Presiden Rusia, Vladimir Putin, menggelar konferensi pers di Kota St. Petersbug Kamis (7/4/2016) malam waktu setempat.

Dia membantah segala tudingan yang mencuat padanya karena bocoran data Panama Papers. Putin sempat disebut-sebut menitipkan uang USD 2 miliar kepada sobatnya untuk dicuci melalui negara bebas pajak.

Putin balik menuding Amerika Serikat berada di balik kehebohan mengenai Panama Papers. Alasannya, skandal bocoran data dari firma Mossack Fonseca itu disebar paling awal oleh media-media Barat. Lebih dari itu, Putin merasa namanya tak tercantum di dokumen yang bocor tapi tetap dikait-kaitkan hanya karena ada nama beberapa kenalannya yang memakai jasa negara surga pajak.

"Negara-negara Barat ingin menggoyahkan bangsa kita dari dalam, supaya kita lebih tunduk pada mereka," kata Putin seperti dilaporkan BBC.

Presiden yang dulunya agen intelijen KGB ini sekaligus menyitir tudingan di Twitter, bahwa Panama Papers adalah pekerjaan yang didanai lembaga donor USAid. Berdasarkan sumber yang tidak dijelaskan detail, Putin yakin Proyek Reportase Korupsi dan Kejahatan Terorganisir (OCCRP) dari AS ada di balik bocoran Mossack Fonseca.

Pemimpin Negeri Beruang Merah itu menduga AS khawatir melihat negaranya secara efisien terlibat konflik di Suriah, mendorong gencatan senjata lebih cepat dari perkiraan semua pihak.

Putin juga membela sobatnya, Sergei Roldugin, yang di dalam Panama Papers disebut menerima uang 'panas' dari Putin untuk dicuci di luar negeri. Jika seniman ini tiba-tiba punya banyak uang, menurut sang presiden Rusia, karena Roldugin beberapa tahun belakangan punya saham dalam bisnis jual beli instrumen musik langka.

"Roldugin tidak bersalah sama sekali, saya justru bangga mengenal orang sehebat dia."

Jika merujuk Panama Papers, maka Putin disebut-sebut mempercayakan uang kepada kawannya, Sergei Roldugin. Dana ini awalnya disimpan di bank BUMN Rusia. Kemudian aset ini perlahan-lahan ditaruh di perusahaan Sonette Overseas, International Media Overseas dan Raytar Limited.

Sebagian dana itu dialihkan ke Yuri Kovalchuk, direktur Bank Rossiya, ke Mossack Fonseca untuk kemudian dipinjamkan ke Bank Nasional Syprus.

Salah satu wujud 'pencucian uang' dari rekening milik Putin itu adalah penyertaan saham ke sebuah resort wisata ski untuk menggelar pesta pernikahan putri bungsu presiden Rusia pada 2013. Selain pencucian uang, perusahaan yang secara de facto milik Putin itu mencaplok 12,5 persen saham Video International, perusahaan iklan terbesar di Negeri Beruang Merah.

Sumber: merdeka.com




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat