Senin, 17 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Peristiwa
Pemkab Meranti Fokus Bangun Jalan dan Listrik
Rabu, 20 April 2016 - 18:12:47 WIB

SELATPANJANG, Suluhriau- Tingkat kemiskinan di Kepulauan Meranti masih memprihatinkan karena merupakan yang tertinggi di Provinsi Riau. Bupati Drs H Irwan MSi pun mengaku gusar dengan angka tersebut dan akan terus berusaha keras mengentaskan kemiskinan dengan strategi fokus pada pembangunan jalan dan kelistrikan.

"Kesulitan akses jalan dan transportasi mengakibatkan ekonomi biaya tinggi. Untuk itulah kita akan fokus bangun jalan akses desa, akses kecamatan, dan akses ke provinsi," ungkap Irwan saat memberikan pengarahan pada musrenbang 2017 tingkat kabupaten di Afifa Ballroom, Rabu (20/4/2016).

 
Menurutnya, tingkat kemiskinan di Meranti tahun 2015 mencapai 33 persen. Namun saat Meranti baru berdiri tahun 2010 tingkat kemiskinan tersebut mencapai 43 persen. Setelah lima tahun pemekaran tingkat kemiskinan itu berhasil ditekan jadi 32 persen.

"Namun akibat krisis setahun belakangan ini tingkat kemiskinan itu kembali naik satu persen," tambah dia.

Meski demikian kabar gembira tetap ada. Tahun 2015 lalu pertumbuhan ekonomi daerah ini masih di kisaran 7,59 persen. Pertumbuhan ini masih diatas rata-rata nasional yang 5,7 persen. Tingkat pertumbuhan ini sama dengan Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau.

"Hanya sayangnya tingkat inflasi kita juga sangat tinggi bahkan mencapai 7,9 persen. Lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi sehingga daya beli yang tinggi itu diikuti kenaikan harga-harga barang," paparnya.

Irwan menegaskan hal ini perlu menjadi perhatian serius seluruh SKPD. Mulai tahun ini seluruh anggaran akan diarahkan pada program-program pembangunan yang menekan tingkat kemiskinan dan inflasi.

"Kita akan terus fokus bangun jalan dan kelistrikan. Khusus listrik terutama di desa-desa dan Alhamdulillah sekarang sudah 76 persen wilayah Meranti sudah menikmati listrik meskipun sebagian besar hanya di malam hari. Pembangunan jembatan dan pelabuhan juga akan jadi prioritas kita baik itu jembatan di desa-desa dan pelabuhan kecamatan," ungkap Irwan. 

Pemkab Meranti telah menganggakan sedikitnya Rp 70 miliar per tahun untuk program listrik desa. Sebelum program ini dibuat, hanya sekitar 32 persen masyarakat Meranti menikmati listrik yakni hanya yang bertempat tinggal di kota Selatpanjang.

 Sementara itu Sekretaris Bappeda Provinsi Riau Ahmad Hijazi mengakui tingginya tingkat kemiskinan di Kepulauan Meranti. Akibatnya indeks pembangunan manusia (IPM) di daerah merupakan yang terendah di Riau.

"Kita berharap program-program pembangunan difokuskan terus pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tahun 2016 ini Pemprov Riau telah menganggarkan sekitar Rp 196 miliar dana perbantuan untuk Meranti. Sedangkan dalam bentuk program di sejumlah SKPD mencapai Rp 342 miliar," paparnya. (raf)



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat