Minggu, 16 Agustus 2026 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang | Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan | Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan | Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal | PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA | Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
 
 
☰ Internasional
China Wajibkan Umat Beragama Hormati Ateisme
Senin, 25 April 2016 - 17:05:54 WIB

Suluhriau- Presiden China, Xi Jinping, saat berpidato di Ibu kota Beijing membuka konferensi Partai Komunis akhir pekan lalu, menekankan pentingnya pemerintah mengatur umat beragama. Penganut Buddha, Kristen, maupun Islam di Tiongkok harus menjalankan kegiatan sesuai kaidah yang ditetapkan Partai Komunis China (PKC).

Jinping mengatakan tak sekadar mengakui asas partai tunggal dalam tata negara, umat beragama Tiongkok juga harus mengakui nilai-nilai atheisme yang dikedepankan oleh pemerintah.

"Pemerintah wajib mendidik dan mengarahkan kelompok beragama di negara ini dengan nilai-nilai utama partai kita," kata Jinping Senin (25/4/2016).

Sejak menjabat pada 2012, Jinping menerapkan kekangan ketat pada kalangan beragama. Banyak gereja ditutup dengan bermacam alasan yang mengada-ada. Umat Islam, terutama dari etnis Uighur di Provinsi Xinjiang, direpresi lewat kekerasan aparat. Penganut Buddha, yang merupakan agama mayoritas, diawasi serta dibatasi kegiatannya.

Jinping beralasan penganut agama kadang memiliki agenda mengobok-obok kedaulatan China. Dia tidak menjabarkan rinci kelompok agama mana pernah mencoba melakukan makar. Namun salah satu tudingan itu mengarah pada warga minoritas Uighur.

PKC sebelumnya sudah menyebar surat edaran, isinya menuntut semua anggota agar menjadi atheis yang taat. Pejabat pemerintah di Tiongkok, otomatis anggota PKC, dilarang keras menganut agama tertentu.

"Sehingga (dengan menjadi atheis) maka para petugas partai ini bisa melawan pengaruh asing yang masuk melalui agama," kata sang presiden China.

Pasal 36 Konstitusi Republik Rakyat China pada 1982 secara khusus menyatakan setiap agama harus diawasi pemerintah agar kehidupan bermasyarakat menjadi 'harmonis'. Pejabat Politbiro PKC meyakini ketika masyarakat semakin religius, justru kecerdasannya akan anjlok dan merugikan agenda pembangunan.

Penganut Buddha di Negeri Panda mencapai lebih dari 100 juta orang. Tapi itupun tak sampai sepertiga dari warga tak beragama yang menjadi mayoritas. Sedangkan penganut Kristen/Katolik tembus 60 juta orang dalam sensus 2010. Dalam waktu bersamaan, umat muslim di China mencapai 50 juta jiwa.

Sumber: merdeka.com



 
Berita Lainnya :
  • Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
  • Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
  • Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
  • Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
  • PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Bersama UAS dan Habib Syahab, Ribuan Jamaah Hadiri Maulid Nabi di Masjid Hajjah Rohana Rimbo Panjang
    02 Seharian Penuh Keceriaan Warga RT 06/RW 03 Putri Tujuh Rayakan HUT ke-81 RI dengan Berbagai Perlombaan
    03 Operasi PETI di Kampar Kiri, 2 Rakit Tambang Emas Dibakar dan 1 Mesin Diamankan
    04 Local Media Community Gandeng Google Perkuat Ekosistem Media Lokal
    05 PWI Riau Ingatkan Anggota Segera Reaktivasi KTA
    06 Maumere Diguncang Gempa Kuat, Ruang Tunggu Pelabuhan Laurentius Say Roboh
    07 Jelang HUT ke-81 RI, Wabup Kampar Kukuhkan 30 Putra Putri Paskibraka 2026 di Balai Bupati
    08 Kwarnas Anugerahkan Lencana Darma Bakti ke Kak Sulastri di Peringatan Hari Pramuka ke-65
    09 UMKM Dumai Diajak Naik Kelas, Kemenkum Riau Genjot Legalitas Lewat Perseroan Perorangan
    10 Dorongan Inovasi Daerah, Kemenkum Riau Gaungkan Pentingnya Lindungi Kekayaan Intelektual
    11 142 Kali Terbakar Sejak Januari 2026 di Pekanbaru, 2 Orang Meninggal
    12 Kemenkum Hadirkan Penyelesaian Langsung Berbagai Persoalan Layanan Hukum
    13 10 Hektar Lahan Gambut Terbakar di Kualu Nenas, 55 Personel Gabungan Berjibaku Padamkan Api
    14 Resahkan Warga, Polsek Kampar Kiri Bakar Rakit Tambang Emas Ilegal di Desa Terusan
    15 Harmonisasi 5 Ranperbup Kampar, Kemenkum Riau Pastikan Regulasi Pas dan Tidak Tabrak Aturan
    16 Kemenkum Riau Dorong Penguatan Sinergi dan Profesionalisme Advokat
    17 September 2026, 2,4 Juta Warga Singapura Terima Bantuan Tunai hingga Rp8,3 Juta
    18 Perdana Dilakukan di Pekanbaru, Wali Kota Ajak Kepala OPD Menginap Bersama Retreat RT-RW
    19 Kemenkum Riau Dorong Civitas Akademika UIR Lindungi Inovasi Melalui Paten
    20 Remaja 18 Tahun Terjun ke Sungai Siak di Bawah Jebatan Leighton, Begini Detik-detik Penyelamatan Polisi
    21 Dari Istana ke Desa Gobah, Prabowo Apresiasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
    22 Wujudkan WBBM 2026, Kemenkum Riau Benahi Data dan Inovasi Layanan
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat