Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Menaker: Kami Ingin Buruh Sejahtera
Senin, 02 Mei 2016 - 17:43:53 WIB

JAKARTA, Suluhriau- Pemerintah berkepentingan untuk menjaga keseimbangan seluruh stakeholder di bidang ketenagakerjaan. Pemerintah ingin dunia usaha terus tumbuh dan berkembang.

"Kami ingin buruh makin sejahtera," kata Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri dalam keterangan resminya, Senin (2/5/2016).

Tak hanya itu, pemerintah juga ingin agar para pencari kerja (pengangguran) mendapat kesempatan untuk bekerja sebagaimana mereka yang sudah mendapat pekerjaan.

Semua perlu dijaga dan diseimbangkan agar bisa hidup lebih baik. Karenanya, kebijakan yang ada seperti PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan diyakini sebagai keputusan terbaik saat ini yang melindungi kepentingan bersama pekerja/buruh, pengusaha dan para pencari kerja.

Kendati demikian, pemerintah juga meyakini bahwa komunikasi dan dialog intensif sangat penting untuk mencari terobosan gagasan dalam rangka penyelesaian masalah maupun perbaikan kondisi ketenagakerjaan secara umum.

Itulah mengapa pada tahun ini, Kemenerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menginiasi komunikasi dan dialog intensif dengan semua stakeholder ketenagakerjaan yang disebut sebagai Rembug Nasional Ketenagakerjaan atau perburuhan. Inisiatif itu sudah dimulai dengan komunikasi intensif pemerintah dengan stakeholder terkait, baik secara formal maupun informal.

"Kita percaya, dengan komunikasi dan dialog intensif itu maka masalah-masalah  dapat diatasi dan kualitas kehidupan ketenagakerjaan dapat ditingkatkan," ujarnya.

Masalah kesejahteraan pekerja atau buruh terus menjadi perhatian pemerintah. Hanif memahami bersama bahwa persoalan kesejahteraan bukanlah persoalan upah semata-semata tapi juga masalah dalam pengendalian pengeluaran hidup.

Pemerintah berusaha keras menekan pengeluaran hidup pekerja atau buruh melalui berbagai kebijakan jaminan sosial yg manfaat dan pelayanannya terus ditingkatkan, baik program jaminan sosial di BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.

Kebijakan sosial seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) juga dipastikan semakin aksesibel bagi pekerja atau buruh dan keluarganya.

Selain itu, ada juga kebijakan pembangunan sejuta perumahan pekerja, transportasi pekerja, dan kemudahan akses terhadap layanan keuangan melalui kredit usaha rakyat (KUR) yang bisa diakses pekerja/buruh dan keluarganya.

Bunga KUR, kata Hanif, sudah diturunkan secara drastis dari 22 persen pada 2014 menjadi 12 persen pada 2015, dan kemudian menjadi 9 persen di 2016. Presiden Joko Widodo nantinya akan kembali menurunkan bunga KUR menjadi 7 persen pada 2017.

Sumber: republika.co.id




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat