Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Nasional
Jokowi: Lokasi 4 WNI Sandera Abu Sayyaf Sudah Diketahui
Kamis, 05 Mei 2016 - 17:01:15 WIB

YOGYAKARTA, Suluhriau- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan lokasi empat warga negara Indonesia (WNI) yang disandera di wilayah Filipina, sudah diketahui. Saat ini tim negosiasi dari Indonesia sudah mulai membangun komunikasi dengan penyandera.

"Yang jelas lokasinya sudah kita ketahui, di pulau mana. Hanya paksi (kelompok)nya berbeda dengan yang (menculik) kemarin. Setelah diketahui lokasinya segera ditindaklanjuti dengan membangun komunikasi dengan penyandera," ujar Presiden Joko Widodo di sela pertemuan Trilateral Indonesia-Malaysia-Filipina di Gedung Agung Yogyakarta, Kamis (5/5/2016).

Meskipun demikian, kata dia,  untuk membangun komunikasi tidaklah mudah. Belajar dari proses pembebesan 10 sandera WNI yang kemarin , komunikasinya juga lama dan sangat sulit.

Sementara itu Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan terus memantau perkembangan empat sandera WNI, termasuk posisi dan kelompok mana yang memegang. Kemenlu terus meningkatkan koordinasi pelepasan empat sandera. "Komunikasi bilateral dengan Menlu Filipina terus ditingkatkan dalam kerja sama pelepasan empat WNI," tuturnya.

Supaya kasus serupa tidak terulang, Indonesia mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan forum kerja sama tiga negara Indonesia-Malaysia-Filipina, dalam penanganan keamanan wilayah.

Dalam pertemuan trilateral tersebut, Indonesia diwakili oleh Menlu Retno Marsudi serta Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Malaysia mengirim Menteri Luar Negeri Dato' Sri Anifah Aman dan Panglima Angkatan Bersenjata Tan Sri Dato' Sri (DR) Jenderal Zulkifeli Mohd. Zin. Sedangkan Filipina mengirim Menteri Luar Negeri Jose Rene D. Almendras dan Vice Admiral Caesar C Taccad.

Menurut Retno, wilayah perairan di tiga negara tersebut memiliki peran strategis untuk negara masing-masing. Retno menyebutkan, di perairan tersebut terdapat sekitar 500 spesies koral dan 2.500 spesies laut. Belum lagi data nilai perdagangan selama 2009-2013 di wilayah tersebut yang meningkat 70 persen atau mencapai sekitar 166 milyar dollar AS. "Kasus penyanderaan kapal di wilayah laut tersebut menjadi tantangan bagi tiga negara untuk menjawabnya," kata mantan Dubes RI di Belanda tersebut.

Sumber: republika.co.id




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat