Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Gaya Hidup
Hati-hati, Tambahkan Air pada ASI Bisa Sebabkan Kematian Anak
Minggu, 08 Mei 2016 - 19:25:15 WIB
Asi Perah.

Suluhriau- ASI atau air susu ibu merupakan asupan yang paling sempurna bagi bayi yang baru saja dilahirkan. Akan tetapi, ASI yang 'diakali' dengan penambahan air justru dapat menyebabkan kematian pada anak.

Kasus kematian pada bayi akibat campuran air dan ASI pernah terjadi pada anak dari George Landell (26) dan Lauren Heather Frusted (25). Kedua orang tua baru ini sengaja mencampurkan air putih ke dalam ASI yang telah diperah sebelum diberikan kepada bayi mereka. Keduanya berpikir, penambahan air pada ASI yang telah diperah dapat memperbanyak volume susu yang akan diminum oleh bayi mereka.

Sayangnya, penambahan air pada ASI justru menyebabkan kadar elektrolit dalam tubuh sang bayi terkuras habis. Terkurasnya elektrolit dalam tubuh menyebabkan otak sang bayi malang tersebut membengkak. Kerusakan parah pada otak ini kemudian menyebabkan sang bayi meninggal dalam usia yang baru menginjak 10 minggu.

Akibat dari insiden ini, kedua orang tua muda tersebut harus mempertanggungjawabkan kelalaian mereka di hadapan hukum. Landell didakwa dengan tuduhan pembunuhan sadis sedangkan Frusted didakwa dengan tuduhan penyiksaan anak tingkat satu dan dua.

Dari kejadian memilukan ini, ahli anak Marlee Harris memperingatkan orang tua untuk tidak memberikan air putih pada anak. Bayi, lanjut Harris, baru diperbolehkan meminum air putih ketika sudah berusia enam bulan ke atas.

Para ahli pun mengatakan bahwa ASI tidak perlu diencerkan dengan campuran cairan apa pun. Pasalnya, ASI telah memiliki kandungan gizi yang ideal bagi pertumbuhan bayi. Tidak ada alasan medis apa pun yang memperbolehkan penambahan cairan pada ASI. WIC Idaho juga telah memberikan peringatan bahwa menambahkan air pada ASI dapat melenyapkan kandungan gizi yang terkandung pada ASI.

"Bayi tumbuh dengan cepat dan ASI atau susu formula bayi lainnya telah didesain untuk memenuhi kebutuhan spesifik, kebutuhan kalori dan kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Ketika ASI atau makanan bayi diencerkan, makan nilai-nilai tersebut akan menurun," jelas Harris.

Sumber: republika.co.id




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat