Pisah Sambut Kapolres Meranti,
AKBP Z Pandra: Banyak Kesan akan Sulit Dilupakan di 'Tanah Jantan'
Rabu, 18 Mei 2016 - 05:12:44 WIB
SELATPANJANG, Suluhriau-Seiring dengan telah berakhirnya masa tugas Kapolres Kepulauan Meranti AKBP. Zahwani Pandra Arsyad SH, MSi di Kabupaten Kepulauan Meranti dan bertugasnya Kapolres baru AKBP Asep Iskandar Sik, MM,
Pemkab Meranti menggelar acara pisah sambut yang ditandai dengan pemberian tepung tawar dari Bupati dan tokoh masyarakat, bertempat di Hotel Grand Meranti, Senin (16/5/2016).
Pemberian tepung tawar diawali oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim, kepada Kapolres baru AKBP. Asep Iskandar, Sik, MM beserta istri dan Kapolres lama AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH, MSi yang diikuti oleh Ketua LAM Ridwan Hasan, Wakil Ketua DPRD Muzamil, H. Hamzah Din serta tokoh masyarakat lainnya.
Usai tepung tawar, AKBP. Pandra mengucapkan terima kasih dan berpamitan kepada seluruh perwakilan masyarakat yang hadir untuk meninggalkan tanah jantan menuju tempat tugas yang baru di Reserse Mobile Mabes Polri, tempat dahulu di tahun 1997 saat dirinya mengawali karier di Kepolisian.
"Mohon izin meninggalkan tanah jantan Kabupaten Kepulauan Meranti menuju tempat tugas yang baru di Mabes Polri," ujar Pandra.
Pria yang lahir 46 Tahun lalu, disalah satu Desa di Aceh, sesuai dengan namanya Pandra, kembali diberi amanah di Satuan Reserse Mobile Mabes Polri, kepada Kapolres yang baru AKBP. Asep Iskandar ia berpesan tetap mengedepankan senyum, sapa dan salam dalam melayani masyarakat menjaga kondusifitas di Meranti.
Berbagai suka duka yang dirasakan akan menjadi kenangan yang tak terlupakan olehnya. Berbagai gebrakan telah dilakukan Mantan Abang Jakarta ini mulai dari menyulap Polsek menjadi Polres dengan berbagai kelengkapannya, menyatukan masyarakat berbagai etnis hingga tercipta kondusifitas daerah, mengubah pola perlakuan terhadap tahanan melalui sentuhan rohani dan pembinaan sehingga tahanan merasa diperlakukan dengan sangat baik, hingga kesigapan mengantisipasi Karhutla dan yang tak kalah berhasil mengantarkan Bupati dan Wakil Bupati pilihan rakyat melalui Pilkada yang aman, tertip dan lancar.
Iapun menitipkan kepada Kapolres yang baru untuk meneruskan harapan masyarakat yang belum sempat terpenuhi. "Banyak harapan masyarakat kepada penegak hukum yang utama adalah senyum, sapa dan salam," ungkapnya.
Sementara Kapolres Baru AKBP. Asep Iskandar yang baru menjabat mengharap dukungan dari semua pihak dalam menjalankan tugas. "Tanpa dukungan itu tak ada artinya semoga kami bisa mengawal kegiatan masyarakat sebagai mana mestinya," ujarnya.
Asep Iskandar merupakan lulusan Akpol 98 mengawali karirnya di Polada Jambi, dan cukup lama bertugas di Aceh ini mengaku siap membenahi Mapolres Meranti dalam rangka mewujudkan Kamtibmas. Kondisi Personil yang bertugas Mapolres saat ini jauh dari ideal, dimana 1:1000 masyarakat, idealnya 1 polisi melayani 300 masyarakat untuk ia akan mengusulakan penambahan personil agar pelaksanaan tugas semakin optimal.
"Kami mohon sinergitas bagaimana Meranti bisa lebih kondusif berkembang dan maju, kami harapan sekali partisipasi dari Muspida, Pemda dan tokoh masyarakat," ujarnya.
Ia berharap kehadiran dirinya dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Meranti dan berjanji akan melanjutkan segala gebrakan Kapolres lama.
Sementara Ketua LAM Meranti Ridwan Hasan berkesempatan menyampaikan pidatonya berharap Kapolres Asep Iskadar dapat bersama-sama mendukung terwujudnya visi dan misi Kabuaten Meranti. Kepada Kapolres lama AKBP. Pandra Arsyad ia mengucapkan selamat jalan dan semoga sukses ditempat yang baru.
Diakuinya banyak kenangan tak terlupakan selama AKBP. Pandra bertugas di Meranti tak lupa sebagai tokoh masyarakat ia mengucapkan terima kasih. Dan selamat bertugas kepada AKBP. Asep Iskandar.
Wakil Bupati H. Said Hasyim mewakili Pemda Meranti, berharap meski AKBP. Pandra sudah tidak bertugas di Meranti lagi namun hubungan baik tetap berlanjut karena dalam memperjuangkan kepentingan daerah tidak hanya di Meranti tetapi juga ditingkat pusat dan Meranti sangat membutuhkan dukungan itu. "Silahturahmi harus terus terjalin karena banyak yang informasi yang bermanfaat ditingkat pusat," ujarnya.
Sebagai Kabupaten termuda diakui Said Hasyim Meranti butuh dukungan khususnya kepolisian, dalam mewujudkan Meranti sebagai negeri Madani. "Semua yang terjalin baik kedepan harus semakin baik," harapnya.
Satu hal yang cukup berkesan dari AKBP. Pandra dikatakan Said Hasyim, cukup gencar mendukung Pemda dalam mengembangkan potensi pangan lokal Sagu. AKBP. Pandra bahkan telah mngupayakan kuliner sagu menjadi santapan di kabin pesawat Garuda.
Dan AKBP. Pandra diangap telah menjadi warga asli Meranti karena selama 3 tahun bertugas telah banyak makan Sagu Meranti. Ia juga tak lupa mengucapkan selamat bertugas kepada AKBP. Asep Iskandar semoga terjalin hubungan yang sakin baik dalam mncibtakan Meranti menjadi daerah yang madani. (Raf)
Komentar Anda :