Ouw!, Bolog Kalah Saing dari Tengkulak Beli Beras Petani di Riau
Minggu, 29 Mei 2016 - 08:59:08 WIB
PEKANBARU, Suluhriau- Bulog Divre Riau-Kepri kesulitan menyerap beras dari petani, karena kalah bersaing dengan tengkulak yang berani membeli beras petani dengan harga di atas harga pembelian pemerintah (HPP).
Humas Bulog Divre Riau-Kepri Hendra Gunafi mengaku selama ini bulog hanya membeli beras dengan kualitas medium. Sedangkan swasta atau tengkulak membeli semua jenis beras milik petani, termasuk kualitas premium, konsekuensinya petani lebih memilih menjual berasnya kepada pihak swasta dari pada bulog.
Harga pembelian tengkulak yang lebih tinggi, juga berdampak pada mitra kerja bulog, sehingga berkurang dibanding, sehingga bulog tak punya pilihan, selain mengoptimalkan jaringan untuk menyerap beras agar stoknya aman.
Selain itu, Bulog terus mengoptimalkan peran serbu gabah (sergab) agar petani mau menjual gabahnya ke bulog agar stok beras, terutama saat ramadan dan lebaran dapat dipenuhi walaupun cadangan beras selama cukup melimpah.
Menurut Hendra Gunafi, pengadaan beras bulog riau kepri mengandalkan sejumlah daerah yang menjadi sentra (lumbung) beras, seperti Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, Bunga Raya Kecamatan Siak dan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Tahun ini, baru 400 ton gabah yang bisa diserap dari petani lokal dan sudah dikonversikan menjadi 250 ton beras. (slt)
Komentar Anda :