Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Internasional
Presiden Filipina Dukung Pembunuhan Wartawan Korup, Organisasi Media Marah
Rabu, 01 Juni 2016 - 22:26:11 WIB
Rodrigo Duterte (Foto: REUTERS/Rene Lumawag/detik.com)

MANILA, Suluhriau- Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte menyatakan dirinya mendukung pembunuhan para jurnalis yang korup. Kelompok-kelompok media marah atas dukungan Duterte tersebut.

Duterte yang memenangi pemilihan presiden bulan lalu, mengatakan bahwa dirinya mendukung pembunuhan jurnalis yang menerima suap atau terlibat dalam aktivitas korup lainnya.

"Hanya karena Anda jurnalis, Anda tidak terbebas dari pembunuhan jika Anda seorang bajingan," cetus Duterte seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/6/2016).

Hal itu disampaikan Duterte ketika ditanya mengenai bagaimana dia akan menangani masalah pembunuhan jurnalis di negeri itu. Pekan lalu, seorang reporter ditembak mati di Manila, ibukota Filipina.

Filipina merupakan salah satu negara paling berbahaya di dunia bagi para jurnalis. Sebanyak 174 wartawan telah tewas sejak demokrasi yang marak korupsi menggantikan kediktatoran Ferdinand Marcos tiga dekade lalu.

"Kebanyakan mereka yang tewas, sejujurnya, telah melakukan sesuatu. Anda tak akan dibunuh jika Anda tak berbuat salah," ujar Duterte seraya menambahkan, banyak jurnalis di Filipina yang korup.

Serikat Jurnalis Nasional Filipina (NUJP) menyebut komentar Duterte tersebut "mengerikan". Diakui organisasi media itu, ada masalah korupsi di industri pers negeri itu, namun hal itu tidak menjustifikasi pembunuhan wartawan.

Kecaman senada disampaikan Luis Teodoro, wakil direktur organisasi Kebebasan dan Tanggung jawab Media. Menurutnya, komentar Duterte tersebut menyedihkan, dan bisa mengirimkan sinyal bahwa sah-sah saja untuk membunuh dalam keadaan tertentu.

"Ketika Anda mengatakan jurnalis korup bisa dibunuh, itu pesan yang sangat jelas," cetusnya seperti dikutip AFP.

Komite Perlindungan Jurnalis yang berbasis di New York, Amerika Serikat juga mengecam Duterte. "Apa yang telah dilakukannya dengan komentar tak bertanggung jawab ini adalah memberikan hak kepada petugas-petugas keamanan untuk membunuh atas perbuatan yang mereka anggap fitnah," ujar perwakilan Asia Tenggara organisasi tersebut, Shawn Crispin.

"Ini salah satu statemen paling keterlaluan yang pernah kita dengar dari seorang presiden di Filipina," cetusnya.

sumber: detik.com




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat