Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Peristiwa
Berusia Ratusan Tahun, Butuh 3 Orang untuk Membuka Alquran Saksasa Kuno Ini
Sabtu, 11 Juni 2016 - 13:46:31 WIB
Alquran raksasa kuno ada di Ponpes Laweyan Solo. ©2016 merdeka.com

SULUHRIAU- Sebuah Alquran berukuran besar yakni panjang 2 meter, lebar 1,2 meter serta tebal 20 sentimeter, disimpan di pondok pesantren (Ponpes) Ta'mirul Islam, Kampung Tegalsari RT 02 RW 01, Kelurahan Bumi, Laweyan, Solo. Tak hanya itu, Ponpes yang ada di Jalan KH Samanhudi No 33 ini juga menyimpan sebuah Alquran lainnya yang berukuran lebih kecil, yakni panjang 1 meter, lebar 65 sentimeter dan memiliki ketebalan 14 sentimeter.

Kitab suci umat Islam tersebut dibungkus kain mori pada bagian luarnya itu merupakan Alquran kuno. Alquran dengan sampul dari bahan kulit dicampur dengan kertas karton itu, disimpan rapi di rumah pengasuh Ponpes yang berada dalam satu kompleks. Kertas utama lembaran Alquran berbahan kertas karton. Untuk membawa atau memindahkan dan membuka Alquran itu dibutuhkan minimal 3 orang, karena ukurannya terlalu besar dibandingkan Alquran biasa.

Sangat disayangkan, dalam Alquran itu tidak tercantum nama penulis dan tahun pembuatannya. Namun Alquran kuno itu diperkirakan sudah berusia ratusan tahun. Alquran tersebut murni dari tulisan tangan dan bukan hasil cetakan penertiban.

"Alquran di Ponpes kami itu usianya sangat tua, mungkin sudah ratusan tahun. Alquran itu merupakan warisan keluarga dan ditugasi untuk merawatnya," ujar Pimpinan Ponpes Ta'mirul Islam, Muhammad Ali Nahar Assyafi'i kepada wartawan, Sabtu (11/6).

Menurut lelaki yang akrab disapa Abah Ali, Alquran kuno tersebut ditulis tangan dengan menggunakan tinta berwarna hitam. Sedangkan batas penomoran ayat digunakan warna tinta kuning keemasan. Ayat Alquran sebanyak 30 juz itu ditulis oleh satu orang. Meskipun kertasnya sudah tampak kusam, namun masih bisa dibaca dengan baik.

Dia menambahkan, Alquran terbesar di Solo tersebut pernah ditawar oleh orang Malaysia senilai Rp 1,2 miliar pada 2014. Namun karena bersejarah dan merupakan warisan keluarga yang harus dijaga, dia tidak melepasnya. Abah Ali mengatakan saat ini di Kota Solo hanya ada satu kitab Alquran yang besarnya seukuran dengan miliknya, yakni yang disimpan di Masjid Fatimah, Jalan Dr Radjiman.

"Dulu belum ada percetakan sehingga umat Islam mendokumentasikan ayat Alquran dengan kertas besar dan ditulis tangan. Alquran ini merupakan bukti penyebaran Agama Islam di Laweyan Solo," pungkasnya. (mdc,jan)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat