Kamis, 01 Oktober 2026 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar | Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto | Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu | Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026 | Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum | Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
 
 
☰ Sosial Budaya
Ramadhan dan Lebaran Semua Pihak Diminta Waspadai Pengemis Palsu
Kamis, 16 Juni 2016 - 10:19:19 WIB
Ilustrasi

SULUHRIAU- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bulan Ramadan selalu menjadi magnet bagi para pengemis untuk datang ke kota-kota besar di Indonesia. Perlu kerja sama semua pihak untuk menanggulangi masalah ini.

"Setiap bulan Ramadhan pengemis menjadi masalah klasik yang terjadi di kota-kota besar di Indonesia," ujar Mensos dalam acara buka puasa bersama di kediaman Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2016) malam.

Khofifah menyebut, bahkan ada banyak pengemis palsu yang muncul setiap bulan Ramadan. Mereka meminta-minta di jalanan padahal hidupnya sebenarnya berkecukupan.

"Patut disayangkan masih adanya pengemis palsu. Gelandangan dan pengemis termasuk salah satu Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)," ucapnya.

Menurut Khofifah, itu harus menjadi perhatian bersama termasuk pemerintah dan para pemuka agama agar melakukan upaya sosialisasi dan pendidikan agama di semua kalangan umat.

"Intinya perlu bergandengan tangan semua pihak, termasuk pemuka agama. Maka di sini tokoh agama penting, tangan di atas lebih mulia daripada tangan di bawah. Jadi nanti ditanya amalannya itu yang jawab bukan mulut tapi tangannya di akhirat," ucapnya.

Diketahui, seorang pengemis bernama Arif Komady diamankan oleh petugas Satpol PP saat dilakukan razia terhadap para gelandangan dan pengemis (gepeng) di daerah Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Sabtu (11/6). Setelah diperiksa, pengemis itu justru diketahui memiliki satu unit mobil dan kartu kredit.

"Kita sayangkan justru ditemukan di Sampit kemarin. Setelah disisir pengemis itu punya sedan, kartu kredit. Ini mah pengemis keren," ucapnya.

Ditegaskan Khofifah, selama Ramadan ini pihaknya berjanji akan giat merazia pengemis dan mengembalikannya ke daerah asal masing-masing.

Kemensos sendiri, menurut Khofifah memiliki program jangka panjang untuk menanggulangi masalah pengemis. Di beberapa daerah, Kemensos bahkan sudah memiliki beberapa program. Contohnya adalah program Desaku Menanti yang memiliki fokus pada perumahan dan permukiman.

"Jadi Desaku Menanti itu nomenklatur untuk perumahan permukiman untuk pengemis. Jadi strategi jangka panjang, tidak hit and run," ujar Khofifah.

Di antara program yang sudah berjalan, ia mencontohkan seperti di daerah Malang, Jawa Timur. Para pengemis yang telah menjalani program reintegrasi ini malah ada yang berkreasi menciptakan lagu dan mengunggahnya ke situs berbagi video.

"Dan mereka ada lagu, ada loh itu di Youtube. Aku bukan pengemis lagi, begitu. Lucu deh (lagunya)," tutur Khofifah. (dtc)




 
Berita Lainnya :
  • Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
  • Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
  • Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
  • Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
  • Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Usai Komisi XIII DPR, 10 Bangunan Bak 'Apartemen Mewah' di Lapas Cibinong Dibongkar
    02 Bayi Gajah Jantan Lisa Lahir di Tesso Nilo, Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto
    03 Kembangkan Kasus IRT, Polres Kampar Tangkap Pria Simpan 7 Paket Sabu
    04 Kanwil Kemenkum Riau Raih Nilai 100 pada Verifikasi Rencana Aksi Program KI Triwulan III 2026
    05 Dorong Penguatan SIKIDA, Kanwil Kemenkum Riau Koordinasi dengan Pusdatin Kemenkum
    06 Fasilitasi Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Kemenkum Riau Perkuat Keselarasan Regulasi Meranti
    07 Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kanwil Kemenkum Riau Bahas Ranperda Kuantan Singingi
    08 Bidik Pasar Malaysia, KADIN dan Bea Cukai Siapkan Skema Bersama untuk Ekspor UMKM Dumai
    09 RT di Tapung Hulu Ditangkap Jual Sabu, 1,57 Gram Diamankan
    10 Perkuat Koordinasi Kelembagaan, KPU dan Kejati Riau Teken Perjanjian Kerja Sama
    11 Petakan Isu Hukum Berbasis Data, Kanwil Kemenkum Riau Libatkan Lintas Instansi
    12 Kanwil Kemenkum Riau Bahas Strategi Implementasi Standar Layanan Bantuan Hukum
    13 63 Pejabat Pemko Pekanbaru Berganti Posisi, Berikut Nama dan Jabatannya
    14 Titik Api Nihil di Riau, Kabut Asap Kiriman Selimuti Sejumlah Daerah
    15 Polsek Tapung Tangkap Warga Tanjung Sawit dan Sita 31,41 Gram Sabu
    16 Siti Hasmah Istri Mantan PM Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100 Tahun, Malaysia Gelar Pemakaman Kenegaraan
    17 Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Kapasitas Pembentukan Regulasi Bersama Unri
    18 Perkuat Peran Posbankum, Kanwil Kemenkum Riau Beri Edukasi Hukum pada Masyarakat Tuah Negeri
    19 Aktifkan Posbankum Tuah Negeri, Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Paralegal Lewat SIBAPAK
    20 Diikuti 50 Kepala Sekolah, PWI Kepulauan Meranti Taja Pelatihan dan Seminar Jurnalistik
    21 8 Tahun Terbengkalai, Pemprov Riau akan Urus Jembatan Penghubungkan Pasar Rumbio-Pulau Payung
    22 Polsek Tambang Tangkap Pelaku Pemerkosaan Remaja, Dua Pelaku Lain Masih Buron
     
    Redaksi | Indeks Berita
    Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik
    © SuluhRiau.com | Pencerahan Bagi Masyarakat